Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Sad : Ayat 43

"Dan ingatlah akan hamba Kami Ayyub ketika ia menyeru Rabbnya, 'Sesungguhnya aku diganggu setan dengan kepayahan dan siksaan.' 'Hantamkanlah kakimu; inilah air yang sejuk untuk mandi dan minum.' Dan Kami anugerahkan kepadanya keluarga-nya dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula, sebagai rahmat dari Kami dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran. Dan ambillah dengan tanganmu seikat, maka pukullah dengan itu dan janganlah kamu melanggar sumpah. Se-sungguhnya Kami dapati dia seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat." (Shad: 41-44).
Tafsir As-Sa'di
(43) ﴾ وَوَهَبۡنَا لَهُۥٓ أَهۡلَهُۥ ﴿ "Dan Kami anugerahkan kepadanya keluarga-nya." Menurut suatu pendapat, Allah سبحانه وتعالى menghidupkan kembali mereka, ﴾ وَمِثۡلَهُم مَّعَهُمۡ ﴿ "dan (Kami tambahkan) kepada mereka sebanyak mereka pula" di dunia, kemudian Allah menjadikannya kaya dan mengaruniakan harta yang berlimpah kepadanya, ﴾ رَحۡمَةٗ مِّنَّا ﴿ "sebagai rahmat dari Kami" kepada hamba Kami Ayyub, karena ia telah sabar, maka Kami tetapkan bagian dari rahmat Kami padanya sebagai pahala yang segera di dunia dan nanti di akhirat, ﴾ وَذِكۡرَىٰ لِأُوْلِي ٱلۡأَلۡبَٰبِ ﴿ "dan pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai pikiran." Maksudnya, dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran dan ibrah dari kondisi Ayyub, sehingga mereka mengetahui bahwa siapa saja yang sabar atas musibah, maka Allah سبحانه وتعالى akan membalasnya dengan pahala dunia dan akhirat, dan Allah kabulkan doanya apabila ia berdoa.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di