Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Sad : Ayat 76
"Katakanlah, 'Sesungguhnya aku hanya seorang pemberi peringatan, dan sekali-kali tidak ada sembahan yang haq melain-kan Allah Yang Maha Esa dan Maha Mengalahkan. Rabb langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, Yang Mahaper-kasa lagi Maha Pengampun.' Katakanlah, 'Berita itu adalah berita yang besar, yang kamu berpaling darinya. Aku tiada mempunyai pengetahuan sedikitpun tentang al-mala`ul a'la itu ketika mereka berbantah-bantahan. Tidak diwahyukan kepadaku, melainkan bahwa sesungguhnya aku hanyalah seorang pemberi peringatan yang nyata.' Ketika Rabbmu berfirman kepada malaikat, 'Sesung-guhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah. Apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya ruhKu; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya.' Lalu seluruh malaikat-malaikat itu sujud semuanya. Kecuali iblis; dia menyombongkan diri dan dia termasuk orang-orang yang kafir. Allah berfirman, 'Hai iblis, apakah yang menghalangimu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua TanganKu? Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu termasuk orang-orang yang lebih tinggi?' Iblis berkata, 'Aku lebih baik daripadanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau cipta-kan dari tanah.' Allah berfirman, 'Maka keluarlah kamu darinya; sesungguhnya kamu adalah yang diusir. Sesungguhnya kutukanKu tetap atasmu sampai Hari Pembalasan.' Iblis berkata, 'Ya Rabbku, beri tangguhlah aku sampai hari mereka dibangkitkan.' Allah ber-firman, 'Sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang diberi tangguh, sampai kepada hari yang telah ditentukan waktunya.' Iblis menjawab, 'Demi KeperkasaanMu, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang diberi keikh-lasan di antara mereka.' Allah berfirman, 'Maka yang benar dan hanya kebenaran itulah yang Ku-katakan. Sesungguhnya Aku pasti akan memenuhi Neraka Jahanam dengan jenismu dan dengan orang-orang yang mengikutimu di antara mereka kesemuanya.' Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah sedikit pun kepadamu atas dakwahku; dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang meng-ada-adakan. Al-Qur`an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui berita al-Qur`an setelah beberapa waktu lagi'." (Shad: 65-88).
Tafsir As-Sa'di
(76) ﴾ قَالَ ﴿ "Berkata" iblis dengan sikap menentang dan melawan Rabbnya, ﴾ أَنَا۠ خَيۡرٞ مِّنۡهُ خَلَقۡتَنِي مِن نَّارٖ وَخَلَقۡتَهُۥ مِن طِينٖ ﴿ "Aku lebih baik dari-padanya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah." Menurut anggapannya bahwa unsur api itu lebih baik daripada unsur tanah. Ini termasuk analogi yang rusak, karena sesungguhnya unsur api itu adalah materi kejahatan, keru-sakan, keangkuhan, kesombongan, dan kehinaan, sedangkan unsur tanah adalah materi kematangan, tawadhu' (rendah diri) dan tem-pat tumbuhnya berbagai pohon dan tanaman. Ia bisa mengalahkan api dan memadamkannya. Dan api selalu membutuhkan benda untuk bisa hidup, sedangkan tanah bisa berdiri sendiri.
Itulah analogi dedengkot makhluk jahat yang dengannya ia menentang perintah langsung dari Allah سبحانه وتعالى, sudah sangat jelas sekali kebatilan dan kesesatannya. Lalu bagaimana menurut Anda dengan analogi-analogi para murid-muridnya (pengikutnya) yang menentang kebenaran dengan analogi-analogi yang mereka buat? Sesungguhnya analogi-analogi yang mereka gunakan itu adalah lebih batil dan lebih sesat lagi daripada analogi iblis ini.
Itulah analogi dedengkot makhluk jahat yang dengannya ia menentang perintah langsung dari Allah سبحانه وتعالى, sudah sangat jelas sekali kebatilan dan kesesatannya. Lalu bagaimana menurut Anda dengan analogi-analogi para murid-muridnya (pengikutnya) yang menentang kebenaran dengan analogi-analogi yang mereka buat? Sesungguhnya analogi-analogi yang mereka gunakan itu adalah lebih batil dan lebih sesat lagi daripada analogi iblis ini.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di