Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Ghafir : Ayat 12
"Sesungguhnya orang-orang yang kafir diseru, 'Sesungguhnya kebencian Allah lebih besar daripada kebencianmu kepada dirimu sendiri karena kamu diseru untuk beriman tapi kamu kafir.' Mereka menjawab, 'Ya Rabb kami, Engkau telah mematikan kami dua kali dan telah menghidupkan kami dua kali pula, lalu kami mengakui dosa-dosa kami. Maka adakah suatu jalan untuk keluar?' Yang demikian itu adalah karena kamu kafir apabila Allah saja yang disembah, dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan. Maka keputusan adalah pada Allah Yang Mahatinggi lagi Mahabesar." (Ghafir: 10-12).
Tafsir As-Sa'di
(12) Mereka dicerca karena tidak melakukan sebab-sebab keselamatan. Dikatakan kepada mereka, ﴾ ذَٰلِكُم بِأَنَّهُۥٓ إِذَا دُعِيَ ٱللَّهُ وَحۡدَهُۥ ﴿ "Yang demikian itu adalah karena apabila Allah saja yang disembah," yakni, apabila diserukan untuk mengesakan Allah dan mengikhlas-kan amal kepadaNya serta menjauhi perbuatan syirik kepadaNya ﴾ كَفَرۡتُمۡ ﴿ "kamu kafir" kepadaNya, hati kalian merasa jijik terhadap hal itu dan kalian benar-benar sangat menghindar, ﴾ وَإِن يُشۡرَكۡ بِهِۦ تُؤۡمِنُواْۚ ﴿ "dan kamu percaya apabila Allah dipersekutukan," yakni, inilah yang telah menceburkan kalian kepada jurang ini dan menempatkan kalian pada tempat ini, yaitu kalian kafir kepada iman dan kalian (sebaliknya) mempercayai kekafiran. Kalian rela dengan keburukan dan kerusakan di dunia dan akhirat, dan kalian tidak menyukai apa yang menjadi kebaikan dan keshalihan di dunia dan akhirat. Kalian lebih mengutamakan sebab-sebab kesengsaraan, kehinaan, dan murka, dan kalian tidak menyukai sebab-sebab kemenangan, keberuntungan, dan nasib baik.
﴾ وَإِن يَرَوۡاْ سَبِيلَ ٱلرُّشۡدِ لَا يَتَّخِذُوهُ سَبِيلٗا وَإِن يَرَوۡاْ سَبِيلَ ٱلۡغَيِّ يَتَّخِذُوهُ سَبِيلٗاۚ ﴿
"Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tak mau menempuhnya, dan jika mereka melihat jalan yang mem-bawa kepada kesesatan, maka mereka menempuhnya." (Al-A'raf: 146).
﴾ فَٱلۡحُكۡمُ لِلَّهِ ٱلۡعَلِيِّ ٱلۡكَبِيرِ ﴿ "Maka keputusan adalah pada Allah Yang Mahatinggi lagi Mahabesar," Yang Mahatinggi, yang milikNya-lah ketinggian absolut dari semua sisinya: Ketinggian Dzat, ketinggian kedudukan, dan ketinggian keperkasaan. Di antara ketinggian ke-dudukanNya adalah kemahasempurnaan keadilanNya, yang Dia menempatkan tiap sesuatu masing-masing pada tempatnya dan Dia tidak menyamakan orang-orang yang bertakwa dengan para pelaku dosa.
Yang Mahabesar, yang hanya milikNya-lah kebesaran, ke-agungan, dan kemuliaan pada nama-nama, sifat-sifat, dan perbuat-an-perbuatanNya, Yang Mahasuci dari segala penyakit, cela, dan kekurangan. Apabila keputusan itu adalah milikNya dan Dia telah memutuskan kekekalan abadi terhadap kalian, maka keputusan-Nya tidak akan dirubah atau diganti.
﴾ وَإِن يَرَوۡاْ سَبِيلَ ٱلرُّشۡدِ لَا يَتَّخِذُوهُ سَبِيلٗا وَإِن يَرَوۡاْ سَبِيلَ ٱلۡغَيِّ يَتَّخِذُوهُ سَبِيلٗاۚ ﴿
"Dan jika mereka melihat jalan yang membawa kepada petunjuk, mereka tak mau menempuhnya, dan jika mereka melihat jalan yang mem-bawa kepada kesesatan, maka mereka menempuhnya." (Al-A'raf: 146).
﴾ فَٱلۡحُكۡمُ لِلَّهِ ٱلۡعَلِيِّ ٱلۡكَبِيرِ ﴿ "Maka keputusan adalah pada Allah Yang Mahatinggi lagi Mahabesar," Yang Mahatinggi, yang milikNya-lah ketinggian absolut dari semua sisinya: Ketinggian Dzat, ketinggian kedudukan, dan ketinggian keperkasaan. Di antara ketinggian ke-dudukanNya adalah kemahasempurnaan keadilanNya, yang Dia menempatkan tiap sesuatu masing-masing pada tempatnya dan Dia tidak menyamakan orang-orang yang bertakwa dengan para pelaku dosa.
Yang Mahabesar, yang hanya milikNya-lah kebesaran, ke-agungan, dan kemuliaan pada nama-nama, sifat-sifat, dan perbuat-an-perbuatanNya, Yang Mahasuci dari segala penyakit, cela, dan kekurangan. Apabila keputusan itu adalah milikNya dan Dia telah memutuskan kekekalan abadi terhadap kalian, maka keputusan-Nya tidak akan dirubah atau diganti.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di