Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Ghafir : Ayat 16
"Dia-lah yang memperlihatkan kepadamu beberapa tanda-tandaNya dan menurunkan rizki dari langit. Dan tiadalah menda-pat pelajaran kecuali orang-orang yang kembali. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan kepatuhan kepadaNya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai. Yang Mahatinggi derajatNya, Yang mempunyai 'Arasy, Yang mengutus Jibril dengan perintahNya kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya, supaya dia memperingatkan tentang Hari Pertemuan , yaitu hari ketika mereka keluar, tiada suatu pun dari keadaan mereka yang tersembunyi bagi Allah. 'Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?' Kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan. Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang di-usahakannya. Tidak ada kezhaliman pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya." (Ghafir: 13-17).
Tafsir As-Sa'di
(16) ﴾ يَوۡمَ هُم بَٰرِزُونَۖ ﴿ "Yaitu hari ketika mereka keluar," yakni, tampak di atas bumi dan mereka berkumpul di satu padang yang datar yang tidak ada cekung atau gundukannya. Mereka akan di-perdengarkan oleh seorang penyeru, dan mata mereka akan benar-benar melihat, ﴾ لَا يَخۡفَىٰ عَلَى ٱللَّهِ مِنۡهُمۡ شَيۡءٞۚ ﴿ "tiada suatu pun yang tersembunyi bagi Allah" dari bagian-bagian jasad mereka, amal mereka ataupun balasan atas amal-amal mereka tersebut.
﴾ لِّمَنِ ٱلۡمُلۡكُ ٱلۡيَوۡمَۖ ﴿ "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" Mak-sudnya, siapakah yang memiliki hari yang sangat dahsyat yang menghimpun seluruh umat manusia yang terdahulu dan yang terkemudian, para penghuni langit dan para penghuni bumi, yang pada hari itu semua perserikatan terputus, tidak ada sesuatu pun yang tersisa selain amal-amal shalih dan amal-amal buruk? Kera-jaan itu adalah, ﴾ لِلَّهِ ٱلۡوَٰحِدِ ٱلۡقَهَّارِ ﴿ "kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan." Yakni, Yang Esa pada Dzat, nama-nama, sifat-sifat, dan perbuatan-perbuatanNya, tidak ada sekutu apa pun bagiNya dalam semua itu dari sisi manapun, Maha Mengalahkan seluruh makhlukNya, yang kepadaNya-lah seluruh makhluk tunduk, hina dan patuh, terutama pada hari itu, hari yang semua wajah tunduk kepada Yang Mahahidup lagi Maha Mengurusi makhlukNya, tidak ada seorang pun yang berbicara kecuali dengan izin dariNya.
﴾ لِّمَنِ ٱلۡمُلۡكُ ٱلۡيَوۡمَۖ ﴿ "Kepunyaan siapakah kerajaan pada hari ini?" Mak-sudnya, siapakah yang memiliki hari yang sangat dahsyat yang menghimpun seluruh umat manusia yang terdahulu dan yang terkemudian, para penghuni langit dan para penghuni bumi, yang pada hari itu semua perserikatan terputus, tidak ada sesuatu pun yang tersisa selain amal-amal shalih dan amal-amal buruk? Kera-jaan itu adalah, ﴾ لِلَّهِ ٱلۡوَٰحِدِ ٱلۡقَهَّارِ ﴿ "kepunyaan Allah Yang Maha Esa lagi Maha Mengalahkan." Yakni, Yang Esa pada Dzat, nama-nama, sifat-sifat, dan perbuatan-perbuatanNya, tidak ada sekutu apa pun bagiNya dalam semua itu dari sisi manapun, Maha Mengalahkan seluruh makhlukNya, yang kepadaNya-lah seluruh makhluk tunduk, hina dan patuh, terutama pada hari itu, hari yang semua wajah tunduk kepada Yang Mahahidup lagi Maha Mengurusi makhlukNya, tidak ada seorang pun yang berbicara kecuali dengan izin dariNya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di