Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Ghafir : Ayat 5

"Tidak ada yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah kecuali orang-orang yang kafir. Karena itu janganlah pulang balik mereka dengan bebas dari suatu kota ke kota yang lain memperda-yakan kamu. Sebelum mereka, kaum Nuh dan golongan-golongan yang bersekutu sesudah mereka telah mendustakan dan tiap-tiap umat telah merencanakan makar terhadap rasul mereka untuk menawannya dan mereka membantah dengan batil untuk mele-nyapkan kebenaran dengan yang batil itu; karena itu Aku azab mereka. Maka betapa pedihnya azabKu. Dan demikianlah, telah pasti berlaku ketetapan azab Rabbmu terhadap orang-orang kafir, karena sesungguhnya mereka adalah penghuni neraka." (Ghafir: 4-6).
Tafsir As-Sa'di
(5) Kemudian Allah mengancam siapa saja yang memper-debatkan ayat-ayat Allah dengan tujuan merusaknya (menolaknya) sebagaimana telah dilakukan oleh umat-umat sebelumnya dari ﴾ قَوۡمُ نُوحٖ ﴿ "kaum Nuh" dan 'Ad ﴾ وَٱلۡأَحۡزَابُ مِنۢ بَعۡدِهِمۡۖ ﴿ "dan golongan-go-longan yang bersekutu sesudah mereka" yang berkoalisi dan bergabung untuk memberangus kebenaran dan (sebaliknya) membela keba-tilan. ﴾ و َ ﴿ "Dan" keadaannya sampai membuat mereka, dan koalisi mereka, telah menyeret mereka untuk melakukan tindakan,﴾ هَمَّت كُلُّ أُمَّةِۭ ﴿ "tiap-tiap umat telah merencanakan," maksudnya, tiap-tiap umat telah merencanakan makar ﴾ بِرَسُولِهِمۡ لِيَأۡخُذُوهُۖ ﴿ "terhadap rasul mereka untuk menawannya." Maksudnya, untuk membunuhnya.
Inilah cobaan hebat yang dihadapi oleh para rasul, para pe-lopor ahli kebaikan, yang membawa kebenaran murni yang tidak ada keraguan atau ketidakjelasan padanya. Kaum yang bersekutu itu benar-benar telah merencanakan untuk membunuh mereka. Maka apakah sesudah kezhaliman, kesesatan, dan kesengsaraan ini ada hal lain selain azab yang berat yang bisa membebaskan mereka darinya?! Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang hukuman duniawi dan ukhrawi mereka, ﴾ فَأَخَذۡتُهُمۡۖ ﴿ "karena itu Aku azab mereka" disebabkan pendustaan yang mereka lakukan dan persekutuan jahat mereka itu. ﴾ فَكَيۡفَ كَانَ عِقَابِ ﴿ "Maka betapa pedihnya azabKu," ia adalah azab yang paling berat dan paling keji, ia tiada lain adalah suara keras atau bencana yang menimpa mereka dari langit, atau Allah memerintahkan kepada bumi untuk menelan mereka, atau kepada laut untuk menenggelamkan mereka. Maka mereka pun menjadi mati tidak berdaya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di