Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Ghafir : Ayat 50

"Dan ketika mereka berbantah-bantahan dalam neraka, maka orang-orang yang lemah berkata kepada orang-orang yang menyombongkan diri, 'Sesungguhnya kami adalah pengikut-pe-ngikutmu, maka dapatkah kamu menghindarkan dari kami seba-gian azab api neraka?' Orang-orang yang menyombongkan diri menjawab, 'Sesungguhnya kita semua sama-sama dalam neraka karena sesungguhnya Allah telah menetapkan keputusan antara hamba-hamba(Nya).' Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga Neraka Jahanam, 'Mohonkanlah pada Rabbmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari.' Penjaga Jahanam berkata, 'Dan apakah belum datang ke-padamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-keterangan?' Mereka menjawab, 'Benar, sudah datang.' Penjaga-penjaga Jaha-nam bekata, 'Berdoalah kamu!' Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka." (Ghafir: 47-50).
Tafsir As-Sa'di
(50) Lalu ﴾ قَالُوٓاْ ﴿ "Penjaga Jahanam berkata" dengan nada mencela dan menjelaskan bahwa syafa'at mereka (para penjaga Jahanam) tidak bermanfaat bagi mereka dan doa mereka pun tidak berguna sama sekali. ﴾ أَوَلَمۡ تَكُ تَأۡتِيكُمۡ رُسُلُكُم بِٱلۡبَيِّنَٰتِۖ ﴿ "Dan apakah belum datang kepadamu rasul-rasulmu dengan membawa keterangan-kete-rangan," yang dengannya kalian dapat mengetahui kebenaran dan jalan yang lurus, apa yang dapat mendekat kepadaNya dan yang menjauhkan dariNya? ﴾ قَالُواْ بَلَىٰۚ ﴿ "Mereka menjawab, 'Benar'," mereka sudah datang kepada kami dengan bukti-bukti, dan hujjah yang pasti pun telah ditegakkan terhadap kami. Namun kami berbuat zhalim dan kami menentang kebenaran itu sesudah menjadi jelas bagi kami. ﴾ قَالُواْ ﴿ "Mereka berkata," maksudnya, para penjaga neraka kepada para penghuni neraka sambil berlepas diri dari doa dan syafa'at untuk mereka, ﴾ فَٱدۡعُواْۗ ﴿ "Berdoalah" kalian. Akan tetapi doa tersebut bermanfaat ataukah tidak!? Allah berfirman, ﴾ وَمَا دُعَٰٓؤُاْ ٱلۡكَٰفِرِينَ إِلَّا فِي ضَلَٰلٍ ﴿ "Dan doa orang-orang kafir itu hanyalah sia-sia belaka." Mak-sudnya, batal dan sia-sia, hal itu karena kekafiran itu menggugur-kan semua amal-amal shalih dan menjadi penghalang untuk dika-bulkannya doa.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di