Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Fussilat : Ayat 46

"Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Musa al-Kitab lalu ia diperselisihkan. Kalau tidak ada keputusan yang telah ter-dahulu dari Rabbmu, tentulah orang-orang kafir itu sudah dibina-sakan. Dan sesungguhnya mereka terhadap al-Qur`an benar-benar berada dalam keragu-raguan yang membingungkan. Barangsiapa yang mengerjakan amal yang shalih, maka untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa yang berbuat jahat, maka akan menimpa dirinya sendiri; dan sekali-sekali tidaklah Rabbmu menganiaya hamba-hamba." (Fushshilat: 45-46).
Tafsir As-Sa'di
(46) ﴾ مَّنۡ عَمِلَ صَٰلِحٗا ﴿ "Barangsiapa yang mengerjakan amal yang shalih," yaitu amal yang diperintahkan oleh Allah dan oleh Rasul-Nya, ﴾ فَلِنَفۡسِهِۦۖ ﴿ "maka untuk dirinya sendiri," yakni manfaat dan paha-lanya di dunia maupun di akhirat. ﴾ وَمَنۡ أَسَآءَ فَعَلَيۡهَاۗ ﴿ "Dan barangsiapa yang berbuat jahat, maka akan menimpa dirinya sendiri," yakni bahaya dan siksaannya di dunia maupun di akhirat.
Di sini terkandung himbauan untuk melakukan kebajikan dan meninggalkan keburukan, dan bahwa orang-orang yang berbuat kebaikan akan mendapat manfaat dari amal-amal kebaikan yang mereka lakukan, dan juga mendapat bahaya dari amal-amal buruk yang mereka kerjakan, dan sesungguhnya seseorang tidak akan menanggung dosa orang lain. ﴾ وَمَا رَبُّكَ بِظَلَّٰمٖ لِّلۡعَبِيدِ ﴿ "Dan sekali-sekali tidaklah Rabbmu menganiaya hamba-hamba," sehingga membebani seseorang melebihi kesalahan-kesalahannya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di