Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Az-Zukhruf : Ayat 47

Tafsir As-Sa'di
"Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Musa dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami kepada Fir'aun dan pemuka-pemuka kaumnya. Maka Musa berkata, 'Sesungguhnya aku adalah utusan dari Rabb seru sekalian alam.' Maka tatkala dia datang kepada mereka dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami dengan serta merta mereka menertawakannya. Dan tidaklah Kami perli-hatkan kepada mereka suatu mukjizat kecuali mukjizat itu lebih besar dari mukjizat-mukjizat yang sebelumnya. Dan Kami tim-pakan kepada mereka azab supaya mereka kembali (ke jalan yang benar). Dan mereka berkata, 'Hai ahli sihir, berdoalah kepada Rabbmu untuk (melepaskan) kami sesuai dengan apa yang telah dijanjikanNya kepadamu; sesungguhnya kami (jika doamu dika-bulkan) benar-benar akan menjadi orang yang mendapat petunjuk. Maka tatkala Kami hilangkan azab itu dari mereka, dengan serta merta mereka memungkiri (janjinya). Dan Fir'aun berseru kepada kaumnya (seraya) berkata, 'Hai kaumku, bukankah kerajaan Mesir ini kepunyaanku. Bukankah aku lebih baik dari orang yang hina ini dan yang hampir tidak dapat menjelaskan (perkataannya). Mengapa tidak dipakaikan kepadanya gelang dari emas atau ma-laikat datang bersama-sama dia untuk mengiringkannya?' Maka Fir'aun mempengaruhi kaumnya (dengan perkataan itu) lalu me-reka patuh kepadanya. Karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik. Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami menghukum mereka lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut), dan Kami jadikan mereka sebagai pelajaran dan contoh bagi orang-orang yang kemudian." (Az-Zukhruf: 46-56).

(47-48) ﴾ فَلَمَّا جَآءَهُم بِـَٔايَٰتِنَآ إِذَا هُم مِّنۡهَا يَضۡحَكُونَ ﴿ "Maka tatkala dia datang kepada mereka dengan membawa mukjizat-mukjizat Kami, dengan serta merta mereka menertawakannya," yaitu mereka menolak, menging-kari, dan menertawakannya secara zhalim dan sombong. Hal itu bukan karena kekurangan dalam tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى dan bukan karena kurang jelasnya tanda-tanda itu, karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَمَا نُرِيهِم مِّنۡ ءَايَةٍ إِلَّا هِيَ أَكۡبَرُ مِنۡ أُخۡتِهَاۖ ﴿ "Dan tidaklah Kami perlihatkan kepada mereka suatu mukjizat kecuali mukjizat itu lebih besar dari mukjizat-mukjizat yang sebelumnya," artinya, tanda-tanda kebe-saran Allah سبحانه وتعالى yang belakangan lebih besar dari yang sebelumnya. ﴾ وَأَخَذۡنَٰهُم بِٱلۡعَذَابِ ﴿ "Dan Kami timpakan kepada mereka azab," seperti de-ngan belalang, kutu, katak, dan darah sebagai tanda-tanda kebe-saran yang memberi penjelasan. ﴾ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ ﴿ "Supaya mereka kembali (ke jalan yang benar)," pada Islam dan tunduk padanya, agar kesyi-rikan dan keburukan mereka sirna.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di