Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Ma'ida : Ayat 74
"Sungguh telah kafirlah orang-orang yang berkata, 'Sesung-guhnya Allah ialah al-Masih putra Maryam,' padahal al-Masih (sendiri) berkata, 'Hai Bani Israil, sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu.' Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolong pun. Sungguh telah kafirlah orang-orang yang mengatakan, 'Bahwasanya Allah salah satu dari yang tiga,' padahal sekali-kali tidak ada tuhan (yang berhak disembah) me-lainkan Tuhan Yang Maha Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan itu, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepa-daNya? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al-Masih putra Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhati-kan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (Ahli Kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagai-mana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu)." (Al-Ma`idah: 72-75)
Tafsir As-Sa'di
(74) Kemudian Allah menyeru mereka untuk bertaubat dari apa yang mereka ucapkan. Dia menjelaskan bahwa Dia menerima taubat dari hamba-hambaNya. Dia berfirman, ﴾ أَفَلَا يَتُوبُونَ إِلَى ٱللَّهِ ﴿ "Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah?" maksudnya, kembali kepada apa yang dicintai dan diridhai oleh Allah, yaitu ikrar tauhid bagi Allah, pengakuan bahwa Isa adalah hamba dan utusanNya dan meninggalkan apa yang mereka katakan, ﴾ وَيَسۡتَغۡفِرُونَهُۥۚ ﴿ "dan memohon ampun kepadaNya" dari apa yang mereka katakan.
﴾ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ﴿ "Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Pe-nyayang," yakni, Dia mengampuni dosa orang-orang yang bertaubat walaupun dosanya mencapai awan di langit. Dia menyayangi mereka dengan menerima taubat mereka dan mengganti keburukan dengan kebaikan. Allah membuka ajakan kepada taubat dengan penawaran yang sangat halus dan lembut dalam FirmanNya,﴾ أَفَلَا يَتُوبُونَ إِلَى ٱللَّهِ ﴿ "Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah?"
﴾ وَٱللَّهُ غَفُورٞ رَّحِيمٞ ﴿ "Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Pe-nyayang," yakni, Dia mengampuni dosa orang-orang yang bertaubat walaupun dosanya mencapai awan di langit. Dia menyayangi mereka dengan menerima taubat mereka dan mengganti keburukan dengan kebaikan. Allah membuka ajakan kepada taubat dengan penawaran yang sangat halus dan lembut dalam FirmanNya,﴾ أَفَلَا يَتُوبُونَ إِلَى ٱللَّهِ ﴿ "Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah?"
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di