Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Qaf : Ayat 15

"Sebelum mereka telah mendustakan (pula) kaum Nuh dan penduduk Rass dan Tsamud, kaum 'Ad, kaum Fir'aun dan kaum Luth, dan penduduk Aikah serta kaum Tubba'. Semuanya telah mendustakan rasul-rasul, maka sudah semestinyalah mereka mendapat hukuman yang sudah diancamkan. Maka apakah Kami letih dengan penciptaan yang pertama? Sebenarnya mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang penciptaan yang baru." (Qaf: 12-15).
Tafsir As-Sa'di
(15) Kemudian Allah سبحانه وتعالى beristidlal dengan penciptaan per-tama untuk penciptaan yang lain (kebangkitan kembali nanti). Sebagaimana Allah سبحانه وتعالى menciptakan mereka dari ketiadaan, Allah سبحانه وتعالى juga akan mengembalikan mereka lagi setelah mereka mati dan setelah mereka menjadi bangkai yang hancur. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ أَفَعَيِينَا ﴿ "Maka apakah Kami letih," apakah Kami lemah dan tidak mampu, ﴾ بِٱلۡخَلۡقِ ٱلۡأَوَّلِۚ ﴿ "dengan penciptaan yang pertama," tidaklah demikian halnya. Kami tidak lemah dan letih untuk hal itu dan mereka sendiri pun tidak meragukan hal itu, hanya saja ﴾ هُمۡ فِي لَبۡسٖ مِّنۡ خَلۡقٖ جَدِيدٖ ﴿ "sebenarnya mereka dalam keadaan ragu-ragu tentang pencip-taan yang baru (nanti itu)." Inilah yang membuat mereka ragu dan tidak jelas halnya, padahal sebenarnya tidak ada tempat bagi ke-tidakjelasan, sebab mengembalikan itu tentu lebih mudah daripada memulai, sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى,
﴾ وَهُوَ ٱلَّذِي يَبۡدَؤُاْ ٱلۡخَلۡقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ وَهُوَ أَهۡوَنُ عَلَيۡهِۚ ﴿
"Dan Dia-lah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemu-dian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkannya kembali itu adalah lebih mudah bagiNya." (Rum: 27).
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di