Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Az-Zariyat : Ayat 33
Tafsir As-Sa'di
"Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad) cerita tentang tamu Ibrahim (yakni malaikat-malaikat) yang dimuliakan. (Ingatlah) ketika mereka masuk ke tempatnya lalu mengucapkan, 'Salaman,' Ibrahim menjawab, 'Salamun' (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal. Maka dia pergi dengan diam-diam me-nemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar), lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim ber-kata, 'Silahkan kamu makan.' (Tetapi mereka tidak mau makan) karena itu Ibrahim merasa takut kepada mereka. Mereka berkata, 'Janganlah kamu takut,' dan mereka memberi kabar gembira kepa-danya dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak). Kemu-dian istrinya datang memekik (tercengang) lalu menepuk mukanya sendiri seraya berkata, '(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul.' Mereka berkata, 'Demikianlah Rabbmu menfirmankan.' Sesungguhnya Dia-lah Yang Mahabijaksana lagi Maha Mengeta-hui. Ibrahim bertanya, 'Apakah urusanmu hai para utusan.' Mereka menjawab, 'Sesungguhnya kami diutus kepada kaum yang berdosa (kaum Luth), agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah (yang keras), yang ditandai di sisi Rabbmu untuk (membina-sakan) orang-orang yang melampaui batas.' Lalu Kami keluarkan orang-orang yang beriman yang berada di negeri kaum Luth itu. Dan Kami tidak mendapati di negeri itu, kecuali sebuah rumah dari orang-orang yang berserah diri. Dan Kami tinggalkan pada negeri itu suatu tanda bagi orang-orang yang takut pada siksa yang pedih'." (Adz-Dzariyat: 24-37).
(33-34) ﴾ لِنُرۡسِلَ عَلَيۡهِمۡ حِجَارَةٗ مِّن طِينٖ 33 مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ لِلۡمُسۡرِفِينَ 34 ﴿ "Agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah (yang keras), yang ditandai di sisi Rabbmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas," yakni, masing-masing batu diberi tanda berupa nama orang yang ditimpakan padanya, karena mereka telah berlebih-lebihan dan melampaui batas, kemudian Ibrahim mendebat tamunya ten-tang kaum Nabi Luth عليه السلام agar Allah سبحانه وتعالى menolak azab dari mereka, dikatakan kepadanya,
﴾ يَٰٓإِبۡرَٰهِيمُ أَعۡرِضۡ عَنۡ هَٰذَآۖ إِنَّهُۥ قَدۡ جَآءَ أَمۡرُ رَبِّكَۖ وَإِنَّهُمۡ ءَاتِيهِمۡ عَذَابٌ غَيۡرُ مَرۡدُودٖ 76 ﴿
"Hai Ibrahim, tinggalkanlah soal jawab ini, sesungguhnya telah datang ketetapan Rabbmu, dan sesungguhnya mereka itu akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak." (Hud: 76).
(33-34) ﴾ لِنُرۡسِلَ عَلَيۡهِمۡ حِجَارَةٗ مِّن طِينٖ 33 مُّسَوَّمَةً عِندَ رَبِّكَ لِلۡمُسۡرِفِينَ 34 ﴿ "Agar kami timpakan kepada mereka batu-batu dari tanah (yang keras), yang ditandai di sisi Rabbmu untuk (membinasakan) orang-orang yang melampaui batas," yakni, masing-masing batu diberi tanda berupa nama orang yang ditimpakan padanya, karena mereka telah berlebih-lebihan dan melampaui batas, kemudian Ibrahim mendebat tamunya ten-tang kaum Nabi Luth عليه السلام agar Allah سبحانه وتعالى menolak azab dari mereka, dikatakan kepadanya,
﴾ يَٰٓإِبۡرَٰهِيمُ أَعۡرِضۡ عَنۡ هَٰذَآۖ إِنَّهُۥ قَدۡ جَآءَ أَمۡرُ رَبِّكَۖ وَإِنَّهُمۡ ءَاتِيهِمۡ عَذَابٌ غَيۡرُ مَرۡدُودٖ 76 ﴿
"Hai Ibrahim, tinggalkanlah soal jawab ini, sesungguhnya telah datang ketetapan Rabbmu, dan sesungguhnya mereka itu akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak." (Hud: 76).
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di