Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
At-Tur : Ayat 15
"Demi bukit Thursina, dan kitab yang ditulis, pada lembaran yang terbuka, dan demi al-Bait al-Ma'mur, dan atap yang diting-gikan (langit), dan laut yang diluapkan api. Sesungguhnya azab Rabbmu pasti terjadi, tidak seorang pun yang dapat menolaknya, pada hari ketika langit benar-benar bergoncang, dan gunung benar-benar berjalan. Maka kecelakaan yang besarlah di hari itu bagi orang-orang yang mendustakan, (yaitu) orang-orang yang ber-main-main dalam kebatilan, pada hari mereka didorong ke Neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya. (Dikatakan kepada mereka), 'Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya. Maka apakah ini sihir ataukah kamu tidak melihat? Masuklah kamu ke dalamnya (rasakanlah panas apinya); maka baik kamu bersabar atau tidak, sama saja bagimu, kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan'." (Ath-Thur: 1-16).
Tafsir As-Sa'di
(15) ﴾ أَفَسِحۡرٌ هَٰذَآ أَمۡ أَنتُمۡ لَا تُبۡصِرُونَ ﴿ "Maka apakah ini sihir ataukah kamu tidak melihat?" Kemungkinan yang diisyaratkan dalam ayat ini adalah neraka atau azab, sebagaimana yang ditunjukkan oleh redaksi ayat, yakni, ketika mereka melihat azab dan neraka. Dikata-kan kepada mereka dengan nada penghinaan, "Apakah ini sihir dan tidak nyata, kini kalian melihatnya? Ataukah karena pada saat di dunia kalian tidak melihatnya? Artinya, kalian tidak memiliki pandangan dan ilmu, kalian bodoh dan tidak mengetahui hal ini dan tidak ada hujjah yang ditegakkan pada kalian? Jawabannya adalah, keduanya tidak ada: Bahwa siksa atau neraka itu sihir, maka saat itu telah nampak bagi mereka bahwa siksa atau neraka itu benar adanya yang menafikan sihir dari berbagai hal, ada kalanya mereka tidak melihat padahal tidak demikian halnya, para rasul menyeru mereka untuk beriman pada hal itu, berbagai dalil dan bukti nyata akan hal itu telah ditegakkan. Berita tentang azab dan neraka dijadikan sebagai hal terbesar yang jelas dan nyata. Kemung-kinan lain dari isyarat yang terdapat dalam Firman Allah سبحانه وتعالى,﴾ أَفَسِحۡرٌ هَٰذَآ أَمۡ أَنتُمۡ لَا تُبۡصِرُونَ ﴿ "Maka apakah ini sihir ataukah kamu tidak melihat?" adalah, kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad a serta jalan yang lurus. Artinya, apakah orang yang berakal menganggap kebenaran serta jalan yang lurus itu sebagai sihir padahal kebenaran dan jalan yang lurus itu adalah kebenaran terbesar dan teragung, hanya saja karena mereka tidak memiliki bashirah sehingga mereka mengatakan seperti itu?[106]
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di