Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

At-Tur : Ayat 37

"Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu, disebabkan nikmat Rabbmu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila. Bahkan mereka mengatakan, 'Dia adalah seorang penyair yang kami tunggu-tunggu kecelakaan menimpanya.' Kata-kanlah, 'Tunggulah, maka sesungguhnya aku pun termasuk orang yang menunggu (pula) bersama kamu.' Apakah mereka diperintah oleh pikiran-pikiran mereka untuk mengucapkan tuduhan-tuduhan ini ataukah mereka kaum yang melampaui batas. Ataukah mereka mengatakan, 'Dia (Muhammad) membuat-buatnya.' Sebenarnya mereka tidak beriman. Maka hendaklah mereka mendatangkan kalimat yang semisal al-Qur`an itu jika mereka orang-orang yang benar. Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu; sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Rabbmu atau merekakah yang berkuasa? Atau-kah mereka mempunyai tangga (ke langit) untuk mendengarkan pada tangga itu (hal-hal yang ghaib)? Maka hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka mendatangkan suatu keterangan yang nyata. Ataukah untuk Allah anak-anak perempuan dan untuk kamu anak-anak laki-laki. Ataukah kamu meminta upah kepada mereka sehingga mereka dibebani dengan hutang. Apakah ada pada sisi mereka pengetahuan tentang yang ghaib lalu mereka menuliskannya. Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka orang-orang yang kafir itu, merekalah yang kena tipu daya. Ataukah mereka mempunyai sesembahan selain Allah? Mahasuci Allah dari apa yang mereka persekutukan." (Ath-Thur: 29-43).
Tafsir As-Sa'di
(37) ﴾ أَمۡ عِندَهُمۡ خَزَآئِنُ رَبِّكَ أَمۡ هُمُ ٱلۡمُصَۜيۡطِرُونَ ﴿ "Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Rabbmu atau merekakah yang berkuasa?" Artinya, apakah mereka yang mendustakan itu memiliki perbendaharaan rahmat Rabbmu sehingga mereka bisa memberi siapa saja yang mereka kehendaki dan tidak memberi pada siapa saja yang mereka kehendaki? Karena itulah mereka menahan Allah سبحانه وتعالى agar tidak memberikan kenabian pada hamba dan RasulNya, Muhammad a, seolah-olah mereka adalah para wakil yang diserahi perbenda-haraan rahmat Allah سبحانه وتعالى,,, padahal sebenarnya mereka jauh lebih rendah dan hina dari hal itu, mereka sendiri tidak bisa membawa manfaat maupun bahaya pada dirinya sendiri, tidak memiliki ke-kuatan untuk menghidupkan dan tidak juga mematikan, apa lagi membangkitkan manusia,
﴾ أَهُمۡ يَقۡسِمُونَ رَحۡمَتَ رَبِّكَۚ نَحۡنُ قَسَمۡنَا بَيۡنَهُم مَّعِيشَتَهُمۡ فِي ٱلۡحَيَوٰةِ ٱلدُّنۡيَاۚ ﴿
"Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia." (Az-Zukhruf: 32).
﴾ أَمۡ هُمُ ٱلۡمُصَۜيۡطِرُونَ ﴿ "Atau merekakah yang berkuasa?" Artinya, me-nguasai makhluk Allah سبحانه وتعالى serta memilikinya dengan paksaan dan penaklukan? Tidak seperti itu, justru mereka adalah orang-orang lemah dan memerlukan bantuan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di