Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
At-Tur : Ayat 49
Tafsir As-Sa'di
"Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zhalim ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. Dan ber-sabarlah dalam menunggu ketetapan Rabbmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam (pengawasan) Mata Kami, dan bertasbihlah memuji Rabbmu ketika engkau bangun dan pada beberapa saat di malam hari dan di waktu bintang-bintang terbenam (di waktu fajar)." (Ath-Thur: 47-49).
(48-49) Ketika Allah سبحانه وتعالى menjelaskan berbagai hujjah dan bukti atas kebatilan perkataan orang-orang yang mendustakan, Allah سبحانه وتعالى, memerintah RasulNya agar tidak bersedih hati terhadap mereka dan agar tetap bersabar terhadap ketentuan Rabbnya, baik yang bersifat qadari maupun syar'i dengan selalu menetapi dan istiqamah di atas ketentuan Allah سبحانه وتعالى, Allah سبحانه وتعالى menjanjikan RasulNya diberi pengawasan melalui FirmanNya, ﴾ فَإِنَّكَ بِأَعۡيُنِنَاۖ ﴿ "Maka sesung-guhnya kamu berada dalam (pengawasan) Mata Kami," yakni, berada dalam pengawasan, penjagaan, serta perhatian Kami terhadap urusanmu. Allah سبحانه وتعالى juga memerintahkannya agar menjadikan ke-sabaran sebagai penolong dengan berdzikir dan beribadah. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ ﴿ "Dan bertasbihlah memuji Rabbmu ketika engkau berdiri," yakni ketika engkau bangun tidur. Dalam ayat ini terdapat perintah qiyamul lail, atau kemungkinan makna-nya adalah ketika engkau berdiri untuk shalat lima waktu, berda-sarkan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَمِنَ ٱلَّيۡلِ فَسَبِّحۡهُ وَإِدۡبَٰرَ ٱلنُّجُومِ ﴿ "Dan di waktu bintang-bintang terbenam (di waktu fajar)," artinya, pada penghujung malam di kala waktu shalat fajar masuk. Wallahu a'lam.
(48-49) Ketika Allah سبحانه وتعالى menjelaskan berbagai hujjah dan bukti atas kebatilan perkataan orang-orang yang mendustakan, Allah سبحانه وتعالى, memerintah RasulNya agar tidak bersedih hati terhadap mereka dan agar tetap bersabar terhadap ketentuan Rabbnya, baik yang bersifat qadari maupun syar'i dengan selalu menetapi dan istiqamah di atas ketentuan Allah سبحانه وتعالى, Allah سبحانه وتعالى menjanjikan RasulNya diberi pengawasan melalui FirmanNya, ﴾ فَإِنَّكَ بِأَعۡيُنِنَاۖ ﴿ "Maka sesung-guhnya kamu berada dalam (pengawasan) Mata Kami," yakni, berada dalam pengawasan, penjagaan, serta perhatian Kami terhadap urusanmu. Allah سبحانه وتعالى juga memerintahkannya agar menjadikan ke-sabaran sebagai penolong dengan berdzikir dan beribadah. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَسَبِّحۡ بِحَمۡدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ ﴿ "Dan bertasbihlah memuji Rabbmu ketika engkau berdiri," yakni ketika engkau bangun tidur. Dalam ayat ini terdapat perintah qiyamul lail, atau kemungkinan makna-nya adalah ketika engkau berdiri untuk shalat lima waktu, berda-sarkan Firman Allah سبحانه وتعالى, ﴾ وَمِنَ ٱلَّيۡلِ فَسَبِّحۡهُ وَإِدۡبَٰرَ ٱلنُّجُومِ ﴿ "Dan di waktu bintang-bintang terbenam (di waktu fajar)," artinya, pada penghujung malam di kala waktu shalat fajar masuk. Wallahu a'lam.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di