Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Hadid : Ayat 17

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka terhadap dzikrullah (al-Qur`an) dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan jangan-lah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik. Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesung-guhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya." (Al-Hadid: 16-17).
Tafsir As-Sa'di
(17) ﴾ ٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ يُحۡيِ ٱلۡأَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَاۚ قَدۡ بَيَّنَّا لَكُمُ ٱلۡأٓيَٰتِ لَعَلَّكُمۡ تَعۡقِلُونَ ﴿ "Ketahui-lah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya." Karena tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى menunjukkan akal pada perintah-perintah ila-hiyah. Dzat yang kuasa menghidupkan bumi setelah sebelumnya mati juga kuasa menghidupkan orang-orang mati setelah meninggal dunia kemudian diberi balasan atas amal perbuatannya. Dzat yang menghidupkan bumi dengan air hujan setelah sebelumnya mati juga kuasa menghidupkan hati yang mati dengan kebenaran yang diturunkan oleh Allah سبحانه وتعالى kepada RasulNya.
Ayat ini menunjukkan bahwa orang yang tidak bisa men-dapatkan petunjuk dari tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى dan tidak tunduk pada peraturan-peraturan Allah سبحانه وتعالى adalah orang-orang yang tidak berakal.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di