Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-An'am : Ayat 144

"Dan di antara binatang ternak itu ada yang dijadikan untuk pengangkutan dan ada yang bukan untuk pengangkutan. Makan-lah dari rizki yang telah diberikan Allah kepadamu, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu, (yaitu) delapan binatang yang berpa-sangan, sepasang dari domba dan sepasang dari kambing. Kata-kanlah, 'Apakah dua yang jantan yang diharamkan Allah ataukah dua yang betina, ataukah yang ada dalam kandungan dua betina-nya?' Terangkanlah kepadaku dengan berdasar pengetahuan, jika kamu memang orang-orang yang benar. Dan sepasang dari unta dan sepasang dari lembu. Katakanlah, 'Apakah dua yang jantan diharamkan ataukah dua yang betina, ataukah yang ada dalam kandungan dua betinanya. Apakah kamu menyaksikan di waktu Allah menetapkan ini bagimu? Maka siapakah yang lebih zhalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan?' Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim." (Al-An'am: 142-144).
Tafsir As-Sa'di
(144) Kemudian Allah menjelaskan tentang unta dan sapi dengan penjelasan yang sama. Manakala Allah menjelaskan keba-tilan dan kerusakan ucapan mereka, maka Allah berfirman kepada mereka dengan perkataan yang membuat mereka tidak mampu lolos dari konsekuensinya kecuali hanya dengan mengikuti syari-at, ﴾ أَمۡ كُنتُمۡ شُهَدَآءَ إِذۡ وَصَّىٰكُمُ ٱللَّهُ ﴿ "Apakah kamu menyaksikan di waktu Allah menetapkan ini bagimu?" Maksudnya, yang tersisa padamu hanyalah sekedar klaim di mana kamu tidak mampu membukti-kan kebenarannya. Yaitu hendaknya kamu berkata, "Sesungguhnya Allah menetapkan itu kepada kami dan mewahyukan sebagaima-na Dia mewahyukan kepada rasul-rasulNya, bahkan Allah mewah-yukan kepada kami dengan wahyu yang menyelisihi wahyu para Rasul dan yang disampaikan oleh kitab-kitab." Ini adalah kedustaan yang diketahui oleh semua orang. Oleh karena itu Allah berfirman, ﴾ فَمَنۡ أَظۡلَمُ مِمَّنِ ٱفۡتَرَىٰ عَلَى ٱللَّهِ كَذِبٗا لِّيُضِلَّ ٱلنَّاسَ بِغَيۡرِ عِلۡمٍۚ ﴿ "Maka siapakah yang lebih zhalim daripada orang-orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah untuk menyesatkan manusia tanpa pengetahuan?" Maksudnya, ditam-bah dengan kedustaan dan kebohongannya atas nama Allah dengan maksud menyesatkan hamba-hamba Allah dari jalan Allah tanpa bukti, argumen, akal dan dalil. ﴾ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَهۡدِي ٱلۡقَوۡمَ ٱلظَّٰلِمِينَ ﴿ "Sesung-guhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim," yang tidak memiliki kemauan selain menzhalimi, berlaku sewenang-wenang dan berdusta atas Nama Allah.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di