Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-An'am : Ayat 90

"Dan Kami telah menganugerahkan Ishaq dan Ya'qub kepa-danya. Kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk, dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebagian dari keturunannya (Nuh) yaitu Dawud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa, dan Harun. Demikianlah Kami memberi ba-lasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa, dan Ilyas. Semuanya termasuk orang-orang yang shalih. Dan Isma'il, Ilyasa', Yunus, dan Luth, masing-masing telah Kami lebih-kan derajatnya di atas umat (di masanya)? (Dan Kami lebihkan pula derajat) sebagian dari bapak-bapak mereka, keturunan mereka, dan saudara-saudara mereka. Dan Kami telah memilih mereka (untuk menjadi nabi-nabi dan rasul-rasul) dan Kami menunjuki mereka ke jalan yang lurus. Itulah petunjuk Allah, yang dengan-nya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendakiNya di antara hamba-hambaNya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Mereka itulah orang-orang yang telah Kami berikan ke-pada mereka kitab, hikmah (pemahaman agama), dan kenabian. Jika orang-orang (Quraisy) itu mengingkarinya (yang tiga macam itu), maka sesungguhnya Kami akan menyerahkannya kepada kaum yang sekalipun tidak akan mengingkarinya. Mereka itulah orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, maka ikutilah petun-juk mereka. Katakanlah, 'Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an).' Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." (Al-An'am: 84-90).
Tafsir As-Sa'di
(90) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itulah," maksudnya yang disebutkan adalah ﴾ ٱلَّذِينَ هَدَى ٱللَّهُۖ فَبِهُدَىٰهُمُ ٱقۡتَدِهۡۗ ﴿ "orang-orang yang telah diberi petun-juk oleh Allah, maka ikutilah petunjuk mereka." Maksudnya, berjalan-lah wahai Rasul yang mulia di belakang para Nabi yang terpilih itu, ikutilah agama mereka. Rasulullah telah taat, dia mengambil petunjuk dari petunjuk para Rasul sebelumnya. Dia mengumpul-kan semua kesempurnaan pada mereka, maka terkumpullah padanya keutamaan-keutamaan dan keistimewaan yang dengan-nya dia mengungguli seluruh alam. Dia adalah sayyid para Rasul, imam orang-orang yang bertakwa.
Dari segi ini kalangan para sahabat berdalil dengannya bahwa Rasulullah adalah Rasul paling utama. ﴾ قُل ﴿ "Katakanlah" kepada orang-orang yang berpaling dari dakwahmu, ﴾ لَّآ أَسۡـَٔلُكُمۡ عَلَيۡهِ أَجۡرًاۖ ﴿ "Aku tidak meminta upah kepadamu dalam menyampaikan (al-Qur`an)." Mak-sudnya, aku tidak meminta harta dan bayaran kepadamu sebagai upah atas tabligh dan dakwahku kepadamu, karena itu bisa menjadi sebab penolakanmu, balasanku hanyalah pada Allah.﴾ إِنۡ هُوَ إِلَّا ذِكۡرَىٰ لِلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan untuk segala umat." Dengan al-Qur`an mereka ingat apa yang berguna bagi me-reka lalu mereka melakukannya, sedangkan yang membahayakan mereka, maka mereka menjauhinya, dengannya mereka ingat pengetahuan tentang Tuhan mereka dengan nama-nama dan sifat-sifatNya, dengannya mereka ingat akhlak-akhlak yang terpuji dan sarana-sarana yang mengantarkan kepadanya, dan akhlak-akhlak yang tercela dan sarana-sarana yang mengantarkan kepadanya, dan ia adalah peringatan bagi seluruh alam. Itu adalah nikmat terbesar bagi mereka, maka mereka harus menerima dan mensyukurinya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di