Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
As-Saff : Ayat 6
"Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, 'Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membe-narkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan aku juga memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).' Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, 'Ini adalah sihir yang nyata.' Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang meng-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada Agama Islam? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim. Mereka ingin memadamkan cahaya (Agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyem-purnakan cahayaNya meskipun orang-orang kafir benci. Dia-lah yang mengutus RasulNya dengan membawa petunjuk dan Agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama, meskipun orang-orang musyrik benci." (Ash-Shaf: 6-9).
Tafsir As-Sa'di
(6) Allah سبحانه وتعالى berfirman mengabarkan pembangkangan Bani Israil dahulu yang diseru oleh Nabi Isa bin Maryam عليه السلام. Isa berkata pada mereka, ﴾ يَٰبَنِيٓ إِسۡرَٰٓءِيلَ إِنِّي رَسُولُ ٱللَّهِ إِلَيۡكُم ﴿ "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu," maksudnya, Allah سبحانه وتعالى mengutus-ku untuk menyeru kalian pada kebaikan dan melarang kalian dari keburukan, dan Allah سبحانه وتعالى mengukuhkanku dengan berbagai bukti nyata yang menunjukkan kebenaran kerasulanku. ﴾ مُّصَدِّقٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيَّ مِنَ ٱلتَّوۡرَىٰةِ ﴿ "Membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat," mak-sudnya, aku datang membawa kitab seperti yang pernah dibawa Nabi Musa yaitu kitab Taurat dan berbagai syariat-syariat samawi. Andai aku hanya mengaku-aku sebagai nabi, tentu aku tidak membawa seperti yang dibawa para rasul. ﴾ مُّصَدِّقٗا لِّمَا بَيۡنَ يَدَيَّ مِنَ ٱلتَّوۡرَىٰةِ ﴿ "Mem-benarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat," di samping itu kitab Taurat juga telah memberitahukan kabar gembira tentangku dan aku pun datang dan diutus sebagai pembenar Taurat, ﴾ وَمُبَشِّرَۢا بِرَسُولٖ يَأۡتِي مِنۢ بَعۡدِي ٱسۡمُهُۥٓ أَحۡمَدُۖ ﴿ "dan aku juga memberi kabar gembira dengan (datang-nya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)," yaitu Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muththa-lib, nabi dari keturunan Bani Hasyim. Nabi Isa عليه السلام adalah seorang nabi layaknya nabi-nabi lain, membenarkan nabi sebelumnya dan memberi kabar gembira akan kedatangan nabi berikutnya. Tidak seperti orang-orang yang berdusta yang amat menentang para nabi dari segi sifat, akhlak, perintah dan larangan. ﴾ فَلَمَّا جَآءَهُم ﴿ "Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka," yakni Nabi Muhammad a yang diberitakan oleh Isa عليه السلام sebelumnya, ﴾ بِٱلۡبَيِّنَٰتِ ﴿ "dengan mem-bawa bukti-bukti yang nyata," yaitu bukti-bukti jelas yang menunjuk-kan bahwa dialah yang diberitakan oleh Nabi Isa عليه السلام dan dialah utusan Allah سبحانه وتعالى sebenarnya, ﴾ قَالُواْ ﴿ "mereka berkata," menentang dan mendustakan kebenaran, ﴾ هَٰذَا سِحۡرٞ مُّبِينٞ ﴿ "Ini adalah sihir yang nyata." Ini benar-benar aneh. Seorang rasul yang kerasulannya telah di-ketahui dengan jelas melebihi terangnya matahari di siang hari dianggap sebagai seorang penyihir yang nyata sihirnya. Apakah ada kehinaan yang lebih besar dari ini? Dan apakah ada kedustaan yang lebih besar dari ini yang menafikan berita kerasulan dan me-negaskan sesuatu yang amat mustahil bagi Nabi Muhammad a?
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di