Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
As-Saff : Ayat 8
"Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, 'Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membe-narkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan aku juga memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).' Maka tatkala Rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, 'Ini adalah sihir yang nyata.' Dan siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang meng-adakan dusta terhadap Allah sedang dia diajak kepada Agama Islam? Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zhalim. Mereka ingin memadamkan cahaya (Agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyem-purnakan cahayaNya meskipun orang-orang kafir benci. Dia-lah yang mengutus RasulNya dengan membawa petunjuk dan Agama yang benar agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama, meskipun orang-orang musyrik benci." (Ash-Shaf: 6-9).
Tafsir As-Sa'di
(8) Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang mereka, ﴾ يُرِيدُونَ لِيُطۡفِـُٔواْ نُورَ ٱللَّهِ بِأَفۡوَٰهِهِمۡ ﴿ "Mereka ingin memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka," maksudnya, dengan berbagai per-kataan busuk yang mereka kemukakan yang menolak kebenaran yang sebenarnya tidak ada wujudnya, namun semakin membuat orang yang tahu lebih memahami bahwa ia berada di atas kebatilan. ﴾ وَٱللَّهُ مُتِمُّ نُورِهِۦ وَلَوۡ كَرِهَ ٱلۡكَٰفِرُونَ ﴿ "Dan Allah tetap menyempurnakan cahayaNya meskipun orang-orang kafir benci." Maksudnya, Allah سبحانه وتعالى menjamin akan memenangkan AgamaNya, menyempurnakan kebenaran yang dibawa oleh para rasulNya, dan menampakkan cahayaNya di berbagai penjuru, meski orang-orang kafir membencinya. Karena kebencian, mereka mencurahkan segala daya upaya agar bisa me-madamkan cahaya Allah سبحانه وتعالى, tapi mereka pasti kalah. Mereka tidak ubahnya seperti orang yang ingin memadamkan matahari dengan cara meniup dengan mulutnya. Tujuan mereka tidak tercapai dan akal mereka tidak terbebas dari kekurangan dan celaan.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di