Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
At-Tahrim : Ayat 12
"Allah membuat istri Nuh dan istri Luth sebagai perumpama-an bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang shalih di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya), 'Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka).' Dan Allah membuat istri Fir'aun perumpamaan bagi orang yang beriman, ketika ia berkata, 'Ya Rabbku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisiMu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatan-nya dan selamatkanlah aku dari kaum yang zhalim.' Dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-kitabNya; dan dia ter-masuk orang-orang yang taat." (At-Tahrim: 10-12).
Tafsir As-Sa'di
(12) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَمَرۡيَمَ ٱبۡنَتَ عِمۡرَٰنَ ٱلَّتِيٓ أَحۡصَنَتۡ فَرۡجَهَا ﴿ "Dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya," yaitu menjaga-nya dari kekejian karena kesempurnaan agama, penjagaan diri, dan kesuciannya, ﴾ فَنَفَخۡنَا فِيهِ مِن رُّوحِنَا ﴿ "maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami," di mana Jibril عليه السلام me-niupkan ruh ke kerah bajunya dan tiupan itu sampai ke Maryam kemudian dari situ lahirlah Nabi Isa عليه السلام, sosok rasul mulia dan pemimpin besar. ﴾ وَصَدَّقَتۡ بِكَلِمَٰتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِۦ ﴿ "Dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-kitabNya." Maryam memiliki sifat berilmu dan berpengetahuan, karena membenarkan kalimat Allah سبحانه وتعالى men-cakup Firman-firman agama dan takdir, sedangkan membenarkan kitab-kitabNya mengharuskan adanya pengetahuan yang bisa me-munculkan sikap pembenaran. Kedua hal ini tidak bisa dilakukan tanpa ilmu dan amal. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَكَانَتۡ مِنَ ٱلۡقَٰنِتِينَ ﴿ "Dan dia termasuk orang-orang yang taat," yaitu orang yang senantiasa taat kepada Allah سبحانه وتعالى dengan rasa takut dan khusyu.' Kesempurnaan amal inilah sifat Maryam. Dia adalah sosok yang membenarkan. Dan orang yang membenarkan itu memiliki kesempurnaan ilmu dan amal.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di