Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Qalam : Ayat 30

Tafsir As-Sa'di
"Sesungguhnya Kami telah mencobai mereka (musyrikin Makkah) sebagaimana Kami telah menguji pemilik-pemilik kebun, ketika mereka bersumpah bahwa mereka sungguh-sungguh akan memetik (hasil)nya di pagi hari, dan mereka tidak menyisihkan (hak fakir miskin), lalu kebun itu diliputi malapetaka (yang datang) dari Rabbmu ketika mereka sedang tidur, maka jadilah kebun itu hitam seperti malam yang gelap gulita, lalu mereka panggil me-manggil di pagi hari, 'Pergilah di waktu pagi (ini) ke kebunmu jika kamu hendak memetik buahnya.' Maka pergilah mereka saling berbisik-bisikan, 'Pada hari ini janganlah ada seorang miskin pun yang masuk ke dalam kebunmu.' Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi (orang-orang miskin) padahal me-reka mampu (menolongnya). Tatkala mereka melihat kebun itu, mereka berkata, 'Sesungguhnya kita benar-benar orang-orang yang sesat (jalan), bahkan kita dihalangi (dari memperoleh hasilnya).' Berkatalah seorang yang paling baik pikirannya di antara mereka, 'Bukankah aku telah mengatakan kepadamu, hendaklah kamu bertasbih (kepada Rabbmu)?' Mereka mengucapkan, 'Mahasuci Rabb kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang zhalim.' Lalu sebagian mereka menghadapi sebagian yang lain seraya cela-mencela. Mereka berkata, 'Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas.' Mudah-mu-dahan Rabb kita memberi ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Rabb kita.' Seperti itulah azab (dunia). Dan sungguh azab akhirat lebih besar jika mereka mengetahui." (Al-Qalam: 17-33).

(30-32) Karena itulah mereka amat menyesal, ﴾ بَعۡضُهُمۡ عَلَىٰ بَعۡضٖ يَتَلَٰوَمُونَ ﴿ "lalu sebagian mereka menghadapi sebagian yang lain seraya cela-mencela" atas perbuatan yang telah mereka lakukan. ﴾ قَالُواْ يَٰوَيۡلَنَآ إِنَّا كُنَّا طَٰغِينَ ﴿ "Mereka berkata, 'Aduhai celakalah kita; sesungguhnya kita ini adalah orang-orang yang melampaui batas'," yakni melampaui batas dalam hak Allah سبحانه وتعالى dan hak sesama manusia. ﴾ عَسَىٰ رَبُّنَآ أَن يُبۡدِلَنَا خَيۡرٗا مِّنۡهَآ إِنَّآ إِلَىٰ رَبِّنَا رَٰغِبُونَ ﴿ "Mudah-mudahan Rabb kita memberi ganti kepada kita dengan (kebun) yang lebih baik daripada itu; sesungguhnya kita mengharapkan ampunan dari Rabb kita." Mereka mengharap agar Allah سبحانه وتعالى menggantikan yang lebih baik dan mereka berjanji akan berharap dan terus me-minta pada Allah سبحانه وتعالى di dunia. Jika mereka seperti yang mereka katakan, zahirnya Allah سبحانه وتعالى menggantikan rizki yang lebih baik bagi mereka di dunia, karena orang yang berdoa dengan tulus pada Allah سبحانه وتعالى serta memohon dan mengharapNya, maka Allah سبحانه وتعالى akan mengabulkan permintaannya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di