Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Qalam : Ayat 52
Tafsir As-Sa'di
"Maka serahkanlah (wahai Muhammad) kepadaKu (urusan) orang-orang yang mendustakan perkataan ini (al-Qur`an). Nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan) dari arah yang tidak mereka ketahui. Dan Aku mem-beri tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencanaKu amat teguh. Ataukah kamu meminta upah kepada mereka, lalu mereka diberati dengan hutang? Ataukah ada pada mereka ilmu tentang yang ghaib lalu mereka menulis (padanya apa yang mereka tetap-kan)? Maka bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap kete-tapan Rabbmu, dan janganlah kamu seperti orang (Yunus) yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdoa sedang ia dalam ke-adaan marah (kepada kaumnya). Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Rabbnya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela. Lalu Rabbnya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang shalih. Dan sungguh orang-orang kafir itu benar-benar hampir menggelincirkan kamu dengan pandangan mereka, tatkala mereka mendengar al-Qur`an dan mereka berkata, 'Sesungguhnya ia (Muhammad) benar-benar orang yang gila.' Dan al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat." (Al-Qalam: 44-52).
(51-52) Nabi kita, Muhammad a melaksanakan perintah Rabbnya dan bersabar atas ketetapanNya dengan kesabaran yang tidak bisa ditandingi oleh seorang pun dari seluruh alam. Allah سبحانه وتعالى memberikan akibat baik bagi beliau dan juga untuk orang-orang yang bertakwa. Para musuh Nabi Muhammad a tidak berbuat apa pun selain yang mencelakai mereka sendiri, hingga (sampai pada tahap) mereka amat menginginkan untuk menggelincirkan-mu, ﴾ بِأَبۡصَٰرِهِمۡ ﴿ "dengan pandangan mereka." Maksudnya, mencederai-mu dengan pandangan-pandangan mereka, berupa sikap hasad, dengki, dan marah. Inilah puncak gangguan berupa tindakan yang mereka lakukan, tapi Allah سبحانه وتعالى menjaga dan menolongnya. Adapun gangguan berupa perkataan, mereka mengatakan apa saja tentang Muhammad a sesuai kehendak hati mereka. Sesekali mereka menyebut Muhammad a penyair dan sesekali mereka menyebut Muhammad a penyihir. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكۡرٞ لِّلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Dan al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat." Mak-sudnya, al-Qur`an agung dan peringatan bijak ini tidak lain hanya-lah merupakan peringatan untuk seluruh alam. Mereka menjadi-kannya sebagai peringatan demi kebaikan dunia dan agama mereka.
Segala puji hanya bagi Allah سبحانه وتعالى semata.
(51-52) Nabi kita, Muhammad a melaksanakan perintah Rabbnya dan bersabar atas ketetapanNya dengan kesabaran yang tidak bisa ditandingi oleh seorang pun dari seluruh alam. Allah سبحانه وتعالى memberikan akibat baik bagi beliau dan juga untuk orang-orang yang bertakwa. Para musuh Nabi Muhammad a tidak berbuat apa pun selain yang mencelakai mereka sendiri, hingga (sampai pada tahap) mereka amat menginginkan untuk menggelincirkan-mu, ﴾ بِأَبۡصَٰرِهِمۡ ﴿ "dengan pandangan mereka." Maksudnya, mencederai-mu dengan pandangan-pandangan mereka, berupa sikap hasad, dengki, dan marah. Inilah puncak gangguan berupa tindakan yang mereka lakukan, tapi Allah سبحانه وتعالى menjaga dan menolongnya. Adapun gangguan berupa perkataan, mereka mengatakan apa saja tentang Muhammad a sesuai kehendak hati mereka. Sesekali mereka menyebut Muhammad a penyair dan sesekali mereka menyebut Muhammad a penyihir. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَمَا هُوَ إِلَّا ذِكۡرٞ لِّلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Dan al-Qur`an itu tidak lain hanyalah peringatan bagi seluruh umat." Mak-sudnya, al-Qur`an agung dan peringatan bijak ini tidak lain hanya-lah merupakan peringatan untuk seluruh alam. Mereka menjadi-kannya sebagai peringatan demi kebaikan dunia dan agama mereka.
Segala puji hanya bagi Allah سبحانه وتعالى semata.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di