Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Haqqah : Ayat 10

Tafsir As-Sa'di
"Dan telah datang Fir'aun dan orang-orang yang sebelumnya dan (penduduk) negeri yang dijungkirbalikkan karena kesalahan yang besar. Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Rabb mereka, lalu Allah menyiksa mereka dengan siksaan yang sangat keras. Sesungguhnya Kami, tatkala air telah naik (sampai ke gunung), Kami bawa (nenek moyang) kamu, ke dalam bahtera, agar Kami jadikan peristiwa itu peringatan bagi kamu dan agar diperhatikan oleh telinga yang mau mendengar." (Al-Haqqah: 9-12).

(9-10) Maksudnya, begitu juga dengan selain kedua umat pembangkang tadi, yaitu 'Ad dan Tsamud, masih banyak lagi umat yang melampaui batas dan membangkang, seperti raja Mesir (Fir'aun) yang didatangi oleh rasul Allah سبحانه وتعالى, Nabi Musa bin Imran عليه السلام. Nabi Musa عليه السلام memberitahukan tanda-tanda kebesaran yang jelas padanya, namun mereka tidak meyakini kebenaran itu, justru membangkang dan kufur secara zhalim dan sombong. Sebelum mereka ada, ﴾ وَٱلۡمُؤۡتَفِكَٰتُ ﴿ "(penduduk) negeri yang dijungkirbalikkan," yaitu negeri kaum Luth a, seluruhnya melakukan ﴾ بِٱلۡخَاطِئَةِ ﴿ "kesa-lahan yang besar," yakni, melakukan perbuatan yang melampaui batas; kekufuran, pendustaan, kezhaliman, pembangkangan yang disertai dengan berbagai kemaksiatan dan kefasikan. ﴾ فَعَصَوۡاْ رَسُولَ رَبِّهِمۡ ﴿ "Maka (masing-masing) mereka mendurhakai rasul Rabb mereka," ini adalah isim jenis (kata benda umum) yang maksudnya, mereka semua mendustakan rasul yang diutus Allah سبحانه وتعالى pada mereka, kemu-dian mereka semua disiksa oleh Allah سبحانه وتعالى ﴾ أَخۡذَةٗ رَّابِيَةً ﴿ "dengan siksaan yang sangat keras," yakni, siksaan yang melebihi batas dan ukuran yang membinasakan mereka.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di