Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-A'raf : Ayat 185

"Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, nanti Kami akan menarik mereka dengan berangsur-angsur (ke arah kebinasaan), dengan cara yang tidak mereka ketahui. Dan Aku memberi tangguh kepada mereka. Sesungguhnya rencanaKu amat teguh. Apakah (mereka lalai) dan tidak memikirkan bahwa teman mereka (Muhammad) tidak berpenyakit gila. Dia (Mu-hammad itu) tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan lagi pemberi penjelasan. Dan apakah mereka tidak memperhati-kan kerajaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang dicipta-kan Allah, dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka? Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman selain kepada al-Qur`an itu? Barangsiapa yang Allah sesatkan, maka tak ada orang yang akan memberi petunjuk padanya. Dan Allah membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan." (Al-A'raf: 182-186).
Tafsir As-Sa'di
(185) ﴾ أَوَلَمۡ يَنظُرُواْ فِي مَلَكُوتِ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan apakah mereka tidak memperhatikan kerajaan langit dan bumi." Sesungguhnya jika mereka melihat kepadanya, maka mereka akan mendapatinya sebagai bukti yang menunjukkan keesaan Penciptanya dan kesempurnaan sifat-sifat yang dimilikiNya. ﴾ و َ ﴿ "Dan", begitu pula hendaknya mereka melihat ﴾ م َ ا خَلَقَ ٱللَّهُ مِن شَيۡءٖ ﴿ "segala sesuatu yang diciptakan Allah." Karena seluruh bagian alam raya ini menunjukkan secara jelas kepada ilmu Allah, kodratNya, hikmahNya, keluasan RahmatNya, kebaikanNya, kehendakNya yang pasti terlaksana, dan sifat-sifat agung lainnya yang menunjukkan keesaanNya dalam penciptaan dan pengaturan yang mengantarkan kepada keyakinan bahwa Dia-lah yang berhak disembah, dipuji, disucikan, diesakan dan dicintai. Dan FirmanNya, ﴾ وَأَنۡ عَسَىٰٓ أَن يَكُونَ قَدِ ٱقۡتَرَبَ أَجَلُهُمۡۖ ﴿ "Dan kemungkinan telah dekatnya kebinasaan mereka?" Yakni hendaknya mereka melihat keadaan mereka sendiri secara khusus, melihat diri mereka sebelum ajal datang mendekat dan kematian hadir secara tiba-tiba, sementara mereka dalam ke-adaan lalai dan berpaling, maka dalam kondisi itu mereka tidak mungkin mengejar ketertinggalan. ﴾ فَبِأَيِّ حَدِيثِۭ بَعۡدَهُۥ يُؤۡمِنُونَ ﴿ "Maka kepada berita manakah lagi mereka akan beriman selain kepada al-Qur`an itu?" Yakni jika mereka tidak beriman kepada kitab yang mulia ini, lalu kepada apakah mereka beriman? Apakah kepada kitab-kitab ke-sesatan dan kebatilan? Ataukah kepada ucapan pendusta dan pembual?
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di