Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-A'raf : Ayat 39

Tafsir As-Sa'di
"Maka siapakah yang lebih zhalim daripada orang yang mem-buat-buat dusta terhadap Allah atau mendustakan ayat-ayatNya? Orang-orang itu akan memperoleh bagian yang telah ditentukan untuknya dalam kitab (Lauh Mahfuzh), hingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) untuk mengambil nyawa-nya, (di waktu itu) utusan Kami bertanya, 'Di mana (berhala-ber-hala) yang biasa kamu sembah selain Allah?' Orang-orang musyrik itu menjawab, 'Berhala-berhala itu semuanya telah lenyap dari kami,' dan mereka mengakui terhadap diri mereka bahwa mereka adalah orang-orang kafir . Allah berfirman, 'Masuklah kamu se-kalian ke dalam neraka bersama umat-umat jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu. Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka), dia mengutuk kawannya (yang menyesatkannya), sehingga apabila mereka masuk semuanya, berkatalah orang-orang yang masuk belakangan di antara mereka kepada orang-orang yang masuk terdahulu, 'Ya Rabb kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka.' Allah berfirman, 'Masing-masing mendapat (siksaan) yang berlipat ganda, akan tetapi kamu tidak mengetahui.' Dan ber-kata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang yang masuk belakangan, 'Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami, maka rasakanlah siksaan karena perbuatan yang telah kamu lakukan'." (Al-A'raf: 37-39).

(38-39) Maka malaikat-malaikat berkata kepada mereka, ﴾ ٱدۡخُلُواْ فِيٓ أُمَمٖ ﴿ "Masuklah kamu sekalian ke dalam neraka bersama umat-umat." Yakni dalam kumpulan umat ﴾ قَدۡ خَلَتۡ مِن قَبۡلِكُم مِّنَ ٱلۡجِنِّ وَٱلۡإِنسِ ﴿ "jin dan manusia yang telah terdahulu sebelum kamu." Yakni mereka yang telah berlalu sama seperti kamu berlalu di atas kekufuran dan ke-sombongan, maka semuanya berhak mendapatkan kehinaan dan kebinasaan. ﴾ كُلَّمَا دَخَلَتۡ أُمَّةٞ ﴿ "Setiap suatu umat masuk (ke dalam neraka)", dari umat-umat yang menentang. ﴾ لَّعَنَتۡ أُخۡتَهَاۖ ﴿ "Dia mengutuk kawannya (yang menyesatkannya)." Seperti Firman Allah yang lain.
﴾ ثُمَّ يَوۡمَ ٱلۡقِيَٰمَةِ يَكۡفُرُ بَعۡضُكُم بِبَعۡضٖ وَيَلۡعَنُ بَعۡضُكُم بَعۡضٗا ﴿
"Kemudian di Hari Kiamat sebagian kamu mengingkari sebagian yang (lain) dan sebagian kamu melaknati sebagian (yang lain)." (Al-An-kabut: 25).
﴾ حَتَّىٰٓ إِذَا ٱدَّارَكُواْ فِيهَا جَمِيعٗا ﴿ "Sehingga apabila mereka masuk semuanya." Yakni seluruh penghuninya dari orang-orang terdahulu, orang-orang belakangan, para pembesar, para pemimpin, para pengikut dan para pengekor, semuanya telah berkumpul di neraka. ﴾ قَالَتۡ أُخۡرَىٰهُمۡ ﴿ "Berkatalah orang-orang yang masuk belakangan." Yakni para pengikut para pemimpin, ﴾ لِأُولَىٰهُمۡ ﴿ "kepada orang-orang yang masuk terdahulu." Yakni para pemimpin. Para pengikut itu mengadukan kepada Allah penyesatan para pemimpin kepada mereka, ﴾ رَبَّنَا هَٰٓؤُلَآءِ أَضَلُّونَا فَـَٔاتِهِمۡ عَذَابٗا ضِعۡفٗا مِّنَ ٱلنَّارِۖ ﴿ "Ya Rabb kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda dari neraka." Yakni siksalah mereka dengan siksaan yang berlipat ganda karena mereka telah menyesatkan kami dan menghiasi perbuatan buruk bagi kami.
﴾ وَقَالَتۡ أُولَىٰهُمۡ لِأُخۡرَىٰهُمۡ ﴿ "Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang yang masuk belakangan." Yakni para pemimpin berkata kepada para pengikut, ﴾ فَمَا كَانَ لَكُمۡ عَلَيۡنَا مِن فَضۡلٖ ﴿ "Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami." Yakni, kita melakukan penyelewengan dan kesesatan secara bersama-sama, melakukan sebab azab secara bersama-sama, lalu keutamaan apa yang kamu miliki dibanding kami? ﴾ قَالَ ﴿ "Allah berfirman, ﴾ لِكُلّٖ ﴿ Ma-sing-masing" darimu ﴾ ضِعۡفٞ ﴿ "mendapat (siksaan) yang berlipat ganda" dan mendapat bagian dari api neraka. ﴾ فَذُوقُواْ ٱلۡعَذَابَ بِمَا كُنتُمۡ تَكۡسِبُونَ ﴿ "Maka rasakanlah siksaan karena perbuatan yang telah kamu lakukan." Akan tetapi seperti yang sudah diketahui bahwa azab bagi para pemim-pin tentu lebih pedih dan lebih berat daripada azab para pengikut, sebagaimana nikmat yang didapatkan oleh para imam pemberi petunjuk adalah lebih besar daripada yang akan didapatkan oleh para pengikut.
Allah تعالى berfirman,
﴾ ٱلَّذِينَ كَفَرُواْ وَصَدُّواْ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ زِدۡنَٰهُمۡ عَذَابٗا فَوۡقَ ٱلۡعَذَابِ بِمَا كَانُواْ يُفۡسِدُونَ 88 ﴿
"Orang-orang yang kafir dan menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kami tambahkan kepada mereka siksaan di atas siksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerusakan." (An-Nahl: 88).
Ayat-ayat ini dan yang sepertinya menunjukkan bahwa para pendusta terhadap ayat-ayat Allah akan dikekalkan di dalam azab, mereka sama-sama mendapatkannya, walaupun kadar azab yang mereka dapatkan berbeda-beda menurut amal, pengingkaran, ke-zhaliman, dan kedustaan mereka, dan bahwa kasih sayang di antara mereka di dunia, pada Hari Kiamat akan berubah menjadi permu-suhan dan saling laknat.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di