Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-A'raf : Ayat 56

"Berdoalah kepada Rabbmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Dan janganlah kamu membuat keru-sakan di muka bumi sesudah (Allah) memperbaikinya, dan ber-doalah kepadaNya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik." (Al-A'raf: 55-56).
Tafsir As-Sa'di
(56) ﴾ وَلَا تُفۡسِدُواْ فِي ٱلۡأَرۡضِ ﴿ "Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi", dengan kemaksiatan ﴾ بَعۡدَ إِصۡلَٰحِهَا ﴿ "sesudah (Allah) memperbaikinya," dengan ketaatan, karena kemaksiatan dapat me-rusak akhlak, amal, dan rizki, sebagaimana Firman Allah تعالى,
﴾ ظَهَرَ ٱلۡفَسَادُ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِي ٱلنَّاسِ ﴿
"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia." (Ar-Rum: 41).
Sebagaimana akhlak, amal, rizki, keadaan dunia dan akhirat menjadi baik dengan ketaatan. ﴾ وَٱدۡعُوهُ خَوۡفٗا وَطَمَعًاۚ ﴿ "Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabul-kan)." Yakni takut kepada azabNya dan berharap pahalaNya, ber-harap diterima dan takut ditolak, bukan doa seorang hamba yang lancang kepada Rabbnya yang mengagumi dirinya dan menduduk-kannya di atas kedudukan yang semestinya, atau doa dari hamba yang lupa dan lalai.
Kesimpulan dari adab doa yang Allah sebutkan adalah, hen-daknya doa itu diikhlaskan hanya kepada Allah semata, karena hal itu merupakan sikap merendahkan suara, memelankan dan mera-hasiakannya. Hendaknya hati kita ketika berdoa adalah hati yang takut nan penuh berharap, bukan hati yang lalai, merasa yakin pasti diterima, atau tidak peduli doa itu dikabulkan atau tidak. Ini adalah termasuk berbuat baik dalam doa, karena berbuat baik da-lam ibadah adalah mengerahkan usaha padanya dan menunaikan-nya dengan sempurna, tidak ada kekurangan sedikit pun. Oleh karena itu Dia berfirman, ﴾ إِنَّ رَحۡمَتَ ٱللَّهِ قَرِيبٞ مِّنَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ ﴿ "Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik", dalam beribadah kepada Allah, berbuat baik kepada hamba-hamba Allah. Semakin banyak seorang hamba berbuat baik, maka dia semakin dekat kepada rahmat Allah, dan Allah pun dekat kepadanya de-ngan RahmatNya. Ini adalah dorongan kepada berbuat baik yang sangat jelas.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di