Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-A'raf : Ayat 92
"Dan (Kami telah mengutus) kepada penduduk Madyan sau-dara mereka, Syu'aib. Ia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Ilah bagimu selainNya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata dari Rabbmu. Maka sempurna-kanlah takaran dan timbangannya, dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi sesudah Allah memperbaikinya. Yang de-mikian itu lebih baik bagimu jika kamu benar-benar orang-orang yang beriman." (Al-A'raf: 85).
"Dan janganlah kamu duduk di tiap-tiap jalan dengan me-nakut-nakuti dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. Dan perhatikanlah bagaimana kesu-dahan orang-orang yang berbuat kerusakan. Jika ada segolongan dari kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk menyam-paikannya dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya." (Al-A'raf: 86-87).
"Pemuka-pemuka dari kaum Syu'aib yang menyombongkan diri berkata, 'Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami, kecuali kamu kembali kepada agama kami.' Syu'aib berkata, 'Dan apakah (kamu akan mengusir kami), kendatipun kami tidak menyukainya'." (Al-A'raf: 88).
"Sungguh kami telah mengada-adakan kebohongan yang be-sar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu, sesudah Allah menyelamatkan kami dari padanya. Dan tidaklah patut kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Rabb kami menghendaki-(nya). Pengetahuan Rabb kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakal. Ya Rabb kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. Pemuka-pemuka kaum Syu'aib yang kafir berkata (kepada sesamanya), 'Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu'aib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi'." (Al-A'raf: 89-90).
"Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka. (Yaitu) orang-orang yang mendustakan Syu'aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu; orang-orang yang mendustakan Syu'aib mereka itulah orang-orang yang merugi. Maka Syu'aib me-ninggalkan mereka seraya berkata, 'Hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat-amanat Rabbku dan aku telah memberi nasihat kepadamu. Maka bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir'." (Al-A'raf: 91-93).
"Dan janganlah kamu duduk di tiap-tiap jalan dengan me-nakut-nakuti dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah, dan menginginkan agar jalan Allah itu bengkok. Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. Dan perhatikanlah bagaimana kesu-dahan orang-orang yang berbuat kerusakan. Jika ada segolongan dari kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk menyam-paikannya dan ada (pula) segolongan yang tidak beriman, maka bersabarlah, hingga Allah menetapkan hukumnya di antara kita; dan Dia adalah Hakim yang sebaik-baiknya." (Al-A'raf: 86-87).
"Pemuka-pemuka dari kaum Syu'aib yang menyombongkan diri berkata, 'Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syu'aib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami, kecuali kamu kembali kepada agama kami.' Syu'aib berkata, 'Dan apakah (kamu akan mengusir kami), kendatipun kami tidak menyukainya'." (Al-A'raf: 88).
"Sungguh kami telah mengada-adakan kebohongan yang be-sar terhadap Allah, jika kami kembali kepada agamamu, sesudah Allah menyelamatkan kami dari padanya. Dan tidaklah patut kami kembali kepadanya, kecuali jika Allah, Rabb kami menghendaki-(nya). Pengetahuan Rabb kami meliputi segala sesuatu. Kepada Allah sajalah kami bertawakal. Ya Rabb kami, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan hak (adil) dan Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya. Pemuka-pemuka kaum Syu'aib yang kafir berkata (kepada sesamanya), 'Sesungguhnya jika kamu mengikuti Syu'aib, tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi'." (Al-A'raf: 89-90).
"Kemudian mereka ditimpa gempa, maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam rumah-rumah mereka. (Yaitu) orang-orang yang mendustakan Syu'aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu; orang-orang yang mendustakan Syu'aib mereka itulah orang-orang yang merugi. Maka Syu'aib me-ninggalkan mereka seraya berkata, 'Hai kaumku, sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat-amanat Rabbku dan aku telah memberi nasihat kepadamu. Maka bagaimana aku akan bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir'." (Al-A'raf: 91-93).
Tafsir As-Sa'di
(92) Allah تعالى berfirman mencela keadaan mereka, ﴾ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ شُعَيۡبٗا كَأَن لَّمۡ يَغۡنَوۡاْ فِيهَاۚ ﴿ "(Yaitu) orang-orang yang mendustakan Syu'aib seolah-olah mereka belum pernah berdiam di kota itu." Yakni seolah-olah me-reka tidak pernah tinggal di negeri mereka, seolah-olah mereka tidak pernah bersuka ria di halamannya, tidak pernah berteduh padanya, tidak pernah bermain-main di aliran sungainya, dan tidak pernah makan dari buah-buahannya. Mereka ditimpa oleh azab yang mem-bawa mereka dari segala permainan, kesenangan dan kenikmatan, kepada rumah kesedihan, kesengsaraan, azab dan kehinaan. Oleh karena itu Dia berfirman, ﴾ ٱلَّذِينَ كَذَّبُواْ شُعَيۡبٗا كَانُواْ هُمُ ٱلۡخَٰسِرِينَ ﴿ "Orang-orang yang mendustakan Syu'aib mereka itulah orang-orang yang merugi." Yakni bahwa kerugian hanya untuk mereka saja, karena diri mereka dan keluarga mereka merugi di Hari Kiamat. Bukankah itu meru-pakan kerugian yang nyata, bukan orang-orang yang dikatakan kepada mereka,
﴾ لَئِنِ ٱتَّبَعۡتُمۡ شُعَيۡبًا إِنَّكُمۡ إِذٗا لَّخَٰسِرُونَ 90 ﴿
"Jika kamu mengikuti Syu'aib tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi." (Al-A'raf: 90)
﴾ لَئِنِ ٱتَّبَعۡتُمۡ شُعَيۡبًا إِنَّكُمۡ إِذٗا لَّخَٰسِرُونَ 90 ﴿
"Jika kamu mengikuti Syu'aib tentu kamu jika berbuat demikian (menjadi) orang-orang yang merugi." (Al-A'raf: 90)
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di