Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Ma'arij : Ayat 22

Tafsir As-Sa'di
"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah, dan apa-bila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempu-nyai apa-apa (yang tidak mau meminta), dan orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan, dan orang-orang yang takut ter-hadap azab Rabbnya. Karena sesungguhnya azab Rabb mereka tidak dapat dirasa aman (dari kedatangannya). Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan." (Al-Ma'arij: 19-35).

(22-23) ﴾ إِلَّا ٱلۡمُصَلِّينَ ﴿ "Kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat," yakni mereka yang disifati dengan sifat-sifat tersebut, di mana bila mereka diberi kebaikan, mereka bersyukur kepada Allah سبحانه وتعالى dan menginfakkan sebagian pemberian Allah سبحانه وتعالى, (sebaliknya) bila mereka tertimpa kesusahan, mereka bersabar dan mengharap-kan pahala dari Allah سبحانه وتعالى. Allah سبحانه وتعالى berfirman tentang sifat-sifat me-reka, ﴾ ٱلَّذِينَ هُمۡ عَلَىٰ صَلَاتِهِمۡ دَآئِمُونَ ﴿ "Yang mereka itu tetap mengerjakan shalat-nya," yaitu menjalankan secara kontinu pada waktunya dengan syarat-syarat serta (sunnah-sunnah) yang menyempurnakannya. Tidak seperti orang-orang yang tidak mengerjakannya atau hanya mengerjakan sebagian waktu saja maupun dilakukan secara tidak sempurna.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di