Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Ma'arij : Ayat 26

"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah, dan apa-bila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempu-nyai apa-apa (yang tidak mau meminta), dan orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan, dan orang-orang yang takut ter-hadap azab Rabbnya. Karena sesungguhnya azab Rabb mereka tidak dapat dirasa aman (dari kedatangannya). Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan." (Al-Ma'arij: 19-35).
Tafsir As-Sa'di
(26) ﴾ وَٱلَّذِينَ يُصَدِّقُونَ بِيَوۡمِ ٱلدِّينِ ﴿ "Dan orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan," yakni, mereka beriman kepada Hari Pembalasan dan Hari Kebangkitan sebagaimana yang dikabarkan Allah سبحانه وتعالى dan para rasul. Mereka meyakini hal itu dan mempersiapkan diri meng-hadapi Hari Akhir serta berusaha untuknya. Membenarkan Hari Pembalasan mengharuskannya membenarkan para rasul serta kitab-kitab yang mereka bawa.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di