Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Ma'arij : Ayat 35
"Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir. Apabila ia ditimpa kesusahan, ia berkeluh kesah, dan apa-bila ia mendapat kebaikan, ia amat kikir, kecuali orang-orang yang mengerjakan shalat, yang mereka itu tetap mengerjakan shalatnya, dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu bagi orang (miskin) yang meminta dan orang yang tidak mempu-nyai apa-apa (yang tidak mau meminta), dan orang-orang yang mempercayai Hari Pembalasan, dan orang-orang yang takut ter-hadap azab Rabbnya. Karena sesungguhnya azab Rabb mereka tidak dapat dirasa aman (dari kedatangannya). Dan orang-orang yang memelihara kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak-budak yang mereka miliki, maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tidak tercela. Barangsiapa mencari yang di balik itu, maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya. Dan orang-orang yang memberikan kesaksiannya. Dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan." (Al-Ma'arij: 19-35).
Tafsir As-Sa'di
(35) ﴾ أُوْلَٰٓئِكَ ﴿ "Mereka itu," yang sifat-sifatnya telah disebut, ﴾ فِي جَنَّٰتٖ مُّكۡرَمُونَ ﴿ "(kekal) di surga lagi dimuliakan," yakni Allah سبحانه وتعالى mem-berikan kemuliaan dan nikmat abadi bagi mereka yang diinginkan oleh jiwa dan dipandang nikmat oleh mata. Mereka kekal di dalam surga.
Kesimpulannya, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan sifat orang-orang yang berbahagia dan gemar berbuat baik dengan sifat-sifat sempurna dan akhlak terpuji dengan ibadah badan seperti shalat dan kontinu melakukannya serta amalan-amalan hati, seperti takut kepada Allah سبحانه وتعالى yang mendorong untuk berbuat baik, ibadah harta, keya-kinan-keyakinan yang berguna, akhlak terpuji, berlaku baik kepada Allah سبحانه وتعالى dan makhlukNya dengan perlakuan yang baik seperti berbuat adil, menjaga hak-hak mereka, menjaga amanat mereka serta menjaga diri secara sempurna dengan menjaga kemaluan dari segala sesuatu yang dibenci Allah سبحانه وتعالى.
Kesimpulannya, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan sifat orang-orang yang berbahagia dan gemar berbuat baik dengan sifat-sifat sempurna dan akhlak terpuji dengan ibadah badan seperti shalat dan kontinu melakukannya serta amalan-amalan hati, seperti takut kepada Allah سبحانه وتعالى yang mendorong untuk berbuat baik, ibadah harta, keya-kinan-keyakinan yang berguna, akhlak terpuji, berlaku baik kepada Allah سبحانه وتعالى dan makhlukNya dengan perlakuan yang baik seperti berbuat adil, menjaga hak-hak mereka, menjaga amanat mereka serta menjaga diri secara sempurna dengan menjaga kemaluan dari segala sesuatu yang dibenci Allah سبحانه وتعالى.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di