Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Ma'arij : Ayat 5
Tafsir As-Sa'di
"Seorang peminta telah meminta kedatangan azab yang bakal terjadi untuk orang-orang kafir, yang tidak seorang pun dapat menolaknya. (Yang datang) dari Allah, Yang mempunyai tempat-tempat naik. Malaikat-malaikat dan ruh naik (menghadap) kepada Rabb dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun. Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik. Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil). Sedangkan Kami meman-dangnya dekat (pasti terjadi)." (Al-Ma'arij: 1-7).
(5-7) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ فَٱصۡبِرۡ صَبۡرٗا جَمِيلًا ﴿ "Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik," yakni bersabarlah atas seruan dak-wahmu untuk kaummu dengan sabar yang baik, jangan malas dan enggan, tapi teruslah berjalan di atas perintah Allah سبحانه وتعالى. Serulah para hambaNya kepada tauhid. Jangan sampai ketidaktaatan dan ketidaktertarikan mereka yang kau saksikan menghalangimu. Ka-rena bersabar atas hal tersebut merupakan kebaikan yang banyak. ﴾ إِنَّهُمۡ يَرَوۡنَهُۥ بَعِيدٗا 6 وَنَرَىٰهُ قَرِيبٗا 7 ﴿ "Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil). Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi)," kata ganti kembali kepada Hari Kebangkitan yang di dalamnya terdapat azab bagi mereka yang memintanya. Yaitu, kondisi me-reka adalah kondisi orang yang memungkiri azab dan orang yang dikalahkan oleh kesengsaraan serta hilang akal hingga mengang-gap mustahil Hari Kebangkitan yang ada di hadapannya. Allah سبحانه وتعالى memandangnya dekat karena Dia Mahalembut dan Sabar yang tidak menyegerakan. Allah سبحانه وتعالى mengetahui azab itu pasti terjadi. Semua yang akan terjadi berarti dekat.
(5-7) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ فَٱصۡبِرۡ صَبۡرٗا جَمِيلًا ﴿ "Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik," yakni bersabarlah atas seruan dak-wahmu untuk kaummu dengan sabar yang baik, jangan malas dan enggan, tapi teruslah berjalan di atas perintah Allah سبحانه وتعالى. Serulah para hambaNya kepada tauhid. Jangan sampai ketidaktaatan dan ketidaktertarikan mereka yang kau saksikan menghalangimu. Ka-rena bersabar atas hal tersebut merupakan kebaikan yang banyak. ﴾ إِنَّهُمۡ يَرَوۡنَهُۥ بَعِيدٗا 6 وَنَرَىٰهُ قَرِيبٗا 7 ﴿ "Sesungguhnya mereka memandang siksaan itu jauh (mustahil). Sedangkan Kami memandangnya dekat (pasti terjadi)," kata ganti kembali kepada Hari Kebangkitan yang di dalamnya terdapat azab bagi mereka yang memintanya. Yaitu, kondisi me-reka adalah kondisi orang yang memungkiri azab dan orang yang dikalahkan oleh kesengsaraan serta hilang akal hingga mengang-gap mustahil Hari Kebangkitan yang ada di hadapannya. Allah سبحانه وتعالى memandangnya dekat karena Dia Mahalembut dan Sabar yang tidak menyegerakan. Allah سبحانه وتعالى mengetahui azab itu pasti terjadi. Semua yang akan terjadi berarti dekat.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di