Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Nuh : Ayat 5

Tafsir As-Sa'di
"Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya (dengan memerintahkan), 'Berilah kaummu peringatan sebelum datang kepadanya azab yang pedih.' Nuh berkata, 'Hai kaumku, sesungguhnya aku adalah pemberi peringatan yang menjelaskan kepadamu, (yaitu) sembahlah olehmu Allah, bertakwalah kepada-Nya dan taatlah kepadaku, niscaya Allah akan mengampuni seba-gian dosa-dosamu dan menangguhkan kamu sampai kepada waktu yang ditentukan. Sesungguhnya ketetapan Allah apabila telah datang tidak dapat ditangguhkan, kalau kamu mengetahui.' Nuh berkata, 'Ya Rabbku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran). Dan sesungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mangampuni mereka, mereka memasukkan jari-jari mereka ke dalam telinganya dan menutup-kan bajunya (ke mukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat. Kemudian sesungguhnya aku telah menyeru mereka (kepada iman) dengan cara terang-terangan. Kemudian sesungguhnya aku (menyeru) mereka (lagi) dengan te-rang-terangan dan dengan diam-diam, maka aku katakan kepada mereka, 'Mohonlah ampun kepada Rabbmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anak-mu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai. Mengapa kamu tidak percaya akan kebesaran Allah. Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian. Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat. Dan Allah menciptakan padanya bulan seba-gai cahaya dan menjadikan matahari sebagai pelita. Dan Allah menumbuhkan kamu dari tanah dengan sebaik-baiknya, kemudian Dia mengembalikan kamu ke dalam tanah dan mengeluarkan kamu (dari padanya pada Hari Kiamat) dengan sebenar-benarnya. Dan Allah menjadikan bumi untukmu sebagai hamparan, supaya kamu menjalani jalan-jalan yang luas di bumi itu.' Nuh berkata, 'Ya Rabbku, sesungguhnya mereka telah mendurhakaiku, dan telah mengikuti orang-orang yang harta dan anak-anaknya tidak me-nambah kepadanya melainkan kerugian belaka, dan melakukan tipu daya yang amat besar.' Dan mereka berkata, 'Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) terhadap sesembahan-sesembahan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) terhadap wadd, dan jangan pula suwa,' yaghuts, ya'uq dan nasr,' dan sesudahnya mereka telah menyesatkan keba-nyakan (manusia); dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zhalim itu selain kesesatan. Disebabkan kesalahan-kesalahan mereka, mereka ditenggelamkan lalu dimasukkan ke neraka, maka mereka tidak mendapat penolong-penolong bagi me-reka selain dari Allah. Nuh berkata, 'Ya Rabbku, janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir itu tinggal di atas bumi. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal, niscaya mereka akan menyesatkan hamba-hambaMu, dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir. Ya Rabbku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zhalim itu selain kebinasaan'." (Nuh: 1-28).

(5-7) Mereka tidak memenuhi seruan Nabi Nuh عليه السلام dan tidak mau patuh terhadap perintah beliau. Maka Nabi Nuh عليه السلام mengadu pada Rabbnya, ﴾ رَبِّ إِنِّي دَعَوۡتُ قَوۡمِي لَيۡلٗا وَنَهَارٗا 5 فَلَمۡ يَزِدۡهُمۡ دُعَآءِيٓ إِلَّا فِرَارٗا 6 ﴿ "Ya Rabbku, sesungguhnya aku telah menyeru kaumku malam dan siang, maka seruanku itu hanyalah menambah mereka lari (dari kebenaran)," yakni lari dan berpaling dari kebenaran, sehingga tidak ada guna-nya menyeru mereka, karena guna dari seruan adalah agar seluruh atau sebagian maksudnya tercapai. ﴾ وَإِنِّي كُلَّمَا دَعَوۡتُهُمۡ لِتَغۡفِرَ لَهُمۡ ﴿ "Dan se-sungguhnya setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mangampuni mereka," yakni, agar mereka mau merespon, di mana bila mereka menerima, Engkau ampuni mereka, dan seruan ini adalah murni demi kebaikan mereka, tapi mereka tetap saja berada dalam kebatilan dan lari dari kebenaran. ﴾ جَعَلُوٓاْ أَصَٰبِعَهُمۡ فِيٓ ءَاذَانِهِمۡ ﴿ "Mereka memasukkan jari-jari mereka ke dalam telinganya," karena khawatir mendengarkan kata-kata yang diucapkan nabi mereka, Nabi Nuh عليه السلام. ﴾ وَٱسۡتَغۡشَوۡاْ ثِيَابَهُمۡ ﴿ "Dan menutupkan bajunya (ke mukanya)," yaitu mereka menjadikannya sebagai penutup mereka demi menjauhi dan membenci kebenaran. ﴾ وَأَصَرُّواْ ﴿ "Dan mereka tetap (mengingkari)" dalam kekufuran dan keburukan mereka, ﴾ وَٱسۡتَكۡبَرُواْ ﴿ "dan menyom-bongkan diri" di atas kebenaran ﴾ ٱسۡتِكۡبَارٗا ﴿ "dengan sangat," yakni keburukan mereka semakin bertambah sedangkan kebaikan mereka semakin jauh.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di