Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Muddaththir : Ayat 35

Tafsir As-Sa'di
"Sekali-kali tidak, demi bulan, dan malam ketika telah ber-lalu, dan Shubuh apabila mulai terang. Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar, sebagai ancaman bagi manusia. (Yaitu) bagi siapa di antaramu yang berkehendak akan maju atau mundur. Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, kecuali golongan kanan, berada di dalam surga, mereka tanya menanya, tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa, 'Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?' Mereka menjawab, 'Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang-orang miskin, dan kami membicarakan hal-hal yang batil bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan kami mendustakan Hari Pembalasan, hingga datang kepada kami kematian.' Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at. Maka mengapa mereka (orang-orang kafir) berpaling dari peringatan (Allah), seakan-akan mereka itu keledai liar yang lari terkejut, lari dari singa. Bahkan tiap-tiap orang dari mereka berkehendak supaya diberikan kepa-danya lembaran-lembaran yang terbuka? Sekali-kali tidak. Sebe-narnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat. Sekali-kali tidak demikian halnya. Sesungguhnya al-Qur`an itu adalah peringatan. Maka barangsiapa menghendaki, niscaya dia mengambil pelajaran darinya (al-Qur`an). Dan mereka tidak akan mengambil pelajaran darinya kecuali (jika) Allah menghendakinya. Dia (Allah) adalah Rabb Yang patut (kita) bertakwa kepadaNya dan berhak memberi ampun." (Al-Muddatstsir: 32-56).

(35-37) Obyek yang disumpahkan Allah سبحانه وتعالى adalah Firman-Nya, ﴾ إِنَّهَا لَإِحۡدَى ٱلۡكُبَرِ ﴿ "Sesungguhnya Saqar itu adalah salah satu bencana yang amat besar," yaitu sesungguhnya neraka adalah salah satu ben-cana besar dan penting. Karena Kami telah memberitahukannya kepada kalian dan kalian mengetahuinya, maka siapa saja di antara kalian yang mau, silahkan melaksanakan amalan yang mendekat-kannya pada Allah سبحانه وتعالى dan mendekatkan pada keridhaanNya serta memasukkannya pada negeri kemuliaanNya. Dan siapa yang mau, silahkan mengesampingkan tujuan penciptaannya dan apa pun yang dicintai dan diridhai Allah سبحانه وتعالى dan sebaliknya mengerjakan kemaksiatan-kemaksiatan dan mendekatkannya pada Neraka Jahanam, sebagaimana yang disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى,
﴾ وَقُلِ ٱلۡحَقُّ مِن رَّبِّكُمۡۖ فَمَن شَآءَ فَلۡيُؤۡمِن وَمَن شَآءَ فَلۡيَكۡفُرۡۚ ﴿
"Dan katakanlah, 'Kebenaran itu datangnya dari Rabbmu, maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir'." (Al-Kahfi: 29).
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di