Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

An-Naba : Ayat 28

Tafsir As-Sa'di
"Sesungguhnya Hari Keputusan adalah suatu waktu yang ditetapkan, yaitu hari (yang pada waktu itu) ditiup sangkakala lalu kamu datang berkelompok-kelompok, dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu, dan dijalankanlah gunung-gunung, maka menjadi fatamorganalah ia. Sesungguhnya Neraka Jahanam itu (padanya) ada tempat pengintai, lagi menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas, mereka tinggal di dalamnya berabad-abad lamanya, mereka tidak merasakan ke-sejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, kecuali air yang mendidih dan nanah, sebagai pembalasan yang setimpal. Sesungguhya mereka tidak takut kepada hisab, dan mereka men-dustakan ayat-ayat Kami dengan sebenar-benarnya. Dan segala sesuatu sudah Kami catat dalam suatu kitab. Karena itu rasakan-lah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu kecuali azab." (An-Naba`: 17-30).

(26-30) Mereka mendapatkan azab mengerikan seperti itu adalah sebagai balasan yang sesuai bagi mereka atas perbuatan yang mereka lakukan yang mengantarkan mereka pada siksaan itu, Allah سبحانه وتعالى tidak menzhalimi mereka tapi mereka sendirilah yang menzhalimi diri sendiri. Karena itu Allah سبحانه وتعالى menyebutkan amal perbuatan mereka yang membuat mereka berhak mendapatkan siksaan di atas seraya berfirman, ﴾ إِنَّهُمۡ كَانُواْ لَا يَرۡجُونَ حِسَابٗا ﴿ "Sesungguhnya mereka tidak takut kepada hisab," yakni, tidak beriman pada Hari Kebangkitan dan tidak beriman bahwa Allah سبحانه وتعالى akan membalas manusia, baik dan buruknya. Karena itulah mereka melalaikan amal-amal untuk akhirat. ﴾ وَكَذَّبُواْ بِـَٔايَٰتِنَا كِذَّابٗا ﴿ "Dan mereka mendustakan ayat-ayat Kami dengan sebenar-benarnya," yakni mereka mendusta-kannya secara tegas dan jelas. Penjelasan-penjelasan datang kepada mereka tapi mereka menentangnya. ﴾ وَكُلَّ شَيۡءٍ ﴿ "Dan segala sesuatu," sedikit dan banyak, baik dan buruk, ﴾ أَحۡصَيۡنَٰهُ كِتَٰبٗا ﴿ "sudah Kami catat dalam suatu kitab," yakni sudah Kami tetapkan di Lauhil Mahfuzh. Karena itu, janganlah orang-orang yang berdosa mengira Kami menyiksa mereka karena dosa yang tidak mereka lakukan. Dan janganlah mereka mengira bahwa Allah سبحانه وتعالى akan menyia-nyiakan amal perbuatan mereka atau melalaikannya meskipun sebesar biji atom, sebagaimana disebutkan dalam Firman Allah سبحانه وتعالى,
﴾ وَوُضِعَ ٱلۡكِتَٰبُ فَتَرَى ٱلۡمُجۡرِمِينَ مُشۡفِقِينَ مِمَّا فِيهِ وَيَقُولُونَ يَٰوَيۡلَتَنَا مَالِ هَٰذَا ٱلۡكِتَٰبِ لَا يُغَادِرُ صَغِيرَةٗ وَلَا كَبِيرَةً إِلَّآ أَحۡصَىٰهَاۚ وَوَجَدُواْ مَا عَمِلُواْ حَاضِرٗاۗ وَلَا يَظۡلِمُ رَبُّكَ أَحَدٗا 49 ﴿
"Dan diletakkanlah kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang yang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata, 'Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya;' dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Rabbmu tidak menganiaya seorang jua pun." (Al-Kahfi: 49).
﴾ فَذُوقُواْ ﴿ "Karena itu rasakanlah," wahai orang-orang yang men-dustakan azab yang pedih dan kehinaan abadi ini, ﴾ فَلَن نَّزِيدَكُمۡ إِلَّا عَذَابًا ﴿ "dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu kecuali azab." Azab mereka semakin bertambah dari waktu ke waktu. Ini adalah ayat paling keras tentang dahsyatnya siksaan penghuni neraka. Semoga Allah سبحانه وتعالى melindungi kita semua darinya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di