Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
An-Naba : Ayat 5
Tafsir As-Sa'di
"Tentang apakah mereka saling bertanya-tanya? Tentang berita yang besar, yang mereka perselisihkan tentangnya. Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui, kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui." (An-Naba`: 1-5).
(1-5) Maknanya, tentang apakah yang ditanyakan oleh orang-orang yang mendustakan tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى itu? Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menjelaskan apa yang mereka pertanyakan tersebut seraya berfirman, ﴾ عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلۡعَظِيمِ 2 ٱلَّذِي هُمۡ فِيهِ مُخۡتَلِفُونَ 3 ﴿ "Tentang berita yang besar, yang mereka perselisihkan tentangnya," yakni, tentang berita besar yang lama mereka perdebatkan dan telah tersebar perselisihan di antara mereka tentangnya untuk mendustakan dan menganggap mustahil. Padahal itulah berita yang tidak perlu dira-gukan dan dibimbangkan. Tapi mereka yang mendustakan tidak percaya akan bertemu dengan Rabb mereka meski seluruh tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى datang pada mereka hingga mereka meli-hat siksaan yang pedih. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ كـَلَّا سَيَعۡلَمُونَ 4 ثُمَّ كـَلَّا سَيَعۡلَمُونَ 5 ﴿ "Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui, kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui," yakni, mereka akan mengetahui bila siksaan menimpa mereka yang dulu mereka dusta-kan pada saat,
﴾ يَوۡمَ يُدَعُّونَ إِلَىٰ نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا 13 ﴿
"mereka didorong ke Neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya," (Ath-Thur: 13), dan dikatakan pada mereka,
﴾ هَٰذِهِ ٱلنَّارُ ٱلَّتِي كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ 14 ﴿
"Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya." (Ath-Thur: 14).
(1-5) Maknanya, tentang apakah yang ditanyakan oleh orang-orang yang mendustakan tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى itu? Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menjelaskan apa yang mereka pertanyakan tersebut seraya berfirman, ﴾ عَنِ ٱلنَّبَإِ ٱلۡعَظِيمِ 2 ٱلَّذِي هُمۡ فِيهِ مُخۡتَلِفُونَ 3 ﴿ "Tentang berita yang besar, yang mereka perselisihkan tentangnya," yakni, tentang berita besar yang lama mereka perdebatkan dan telah tersebar perselisihan di antara mereka tentangnya untuk mendustakan dan menganggap mustahil. Padahal itulah berita yang tidak perlu dira-gukan dan dibimbangkan. Tapi mereka yang mendustakan tidak percaya akan bertemu dengan Rabb mereka meski seluruh tanda-tanda kebesaran Allah سبحانه وتعالى datang pada mereka hingga mereka meli-hat siksaan yang pedih. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ كـَلَّا سَيَعۡلَمُونَ 4 ثُمَّ كـَلَّا سَيَعۡلَمُونَ 5 ﴿ "Sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui, kemudian sekali-kali tidak; kelak mereka akan mengetahui," yakni, mereka akan mengetahui bila siksaan menimpa mereka yang dulu mereka dusta-kan pada saat,
﴾ يَوۡمَ يُدَعُّونَ إِلَىٰ نَارِ جَهَنَّمَ دَعًّا 13 ﴿
"mereka didorong ke Neraka Jahanam dengan sekuat-kuatnya," (Ath-Thur: 13), dan dikatakan pada mereka,
﴾ هَٰذِهِ ٱلنَّارُ ٱلَّتِي كُنتُم بِهَا تُكَذِّبُونَ 14 ﴿
"Inilah neraka yang dahulu kamu selalu mendustakannya." (Ath-Thur: 14).
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di