Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
An-Naziat : Ayat 36
Tafsir As-Sa'di
"Maka apabila malapetaka yang sangat besar (Hari Kiamat) telah datang, pada hari (ketika) manusia teringat akan apa yang telah dikerjakannya, dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat, adapun orang yang melampaui batas, dan lebih mengutamakan kehidupan dunia, maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal(nya). Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya, maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal(nya)." (An-Nazi'at: 34-41).
(34-36) Maknanya, bila Kiamat besar dan huru-hara besar telah tiba yang menyebabkan semua huru-hara lain menjadi kecil dibanding dengannya, pada saat itu, orang tua tidak lagi ingat anaknya, seseorang tidak lagi ingat pada temannya, semua orang yang mencintai tidak lagi ingat pada kekasih yang dicintainya, ﴾ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ ﴿ "manusia (hanya) teringat akan apa yang telah dikerja-kannya," baik dan buruknya selama di dunia. Masing-masing meng-harapkan kebaikannya ditambah meski seberat biji atom dan amat bersedih dan berduka karena amal buruknya bertambah meski seberat biji atom. Manusia mengetahui kala itu bahwa modal ke-untungan dan kerugiannya adalah perbuatan yang telah dilakukan semasa di dunia. Semua sebab dan ikatan di dunia terputus, kecuali amal perbuatan. ﴾ وَبُرِّزَتِ ٱلۡجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ ﴿ "Dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat," yakni dijadikan jelas dan nyata bagi setiap orang. Telah disiapkan bagi penghuninya dan siap untuk menyambar mereka seraya menanti perintah Rabbnya.
(34-36) Maknanya, bila Kiamat besar dan huru-hara besar telah tiba yang menyebabkan semua huru-hara lain menjadi kecil dibanding dengannya, pada saat itu, orang tua tidak lagi ingat anaknya, seseorang tidak lagi ingat pada temannya, semua orang yang mencintai tidak lagi ingat pada kekasih yang dicintainya, ﴾ يَتَذَكَّرُ ٱلۡإِنسَٰنُ مَا سَعَىٰ ﴿ "manusia (hanya) teringat akan apa yang telah dikerja-kannya," baik dan buruknya selama di dunia. Masing-masing meng-harapkan kebaikannya ditambah meski seberat biji atom dan amat bersedih dan berduka karena amal buruknya bertambah meski seberat biji atom. Manusia mengetahui kala itu bahwa modal ke-untungan dan kerugiannya adalah perbuatan yang telah dilakukan semasa di dunia. Semua sebab dan ikatan di dunia terputus, kecuali amal perbuatan. ﴾ وَبُرِّزَتِ ٱلۡجَحِيمُ لِمَن يَرَىٰ ﴿ "Dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang melihat," yakni dijadikan jelas dan nyata bagi setiap orang. Telah disiapkan bagi penghuninya dan siap untuk menyambar mereka seraya menanti perintah Rabbnya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di