Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Anfal : Ayat 31
"Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami, mereka berkata, 'Sesungguhnya kami telah mendengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menghendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (al-Qur`an) ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang-orang purbakala.' Dan (ingatlah), ketika mereka (orang-orang musyrik) berkata, 'Ya Allah, jika betul (al-Qur`an) ini, ialah yang benar dari sisiMu, maka hujanilah kami dengan batu dari langit, atau datangkanlah kepada kami azab yang pedih.' Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka, sedang kamu berada di antara mereka. Dan tidaklah (pula) Allah akan mengazab mereka, sedang mereka meminta ampun. Kenapa Allah tidak mengazab mereka padahal mereka menghalangi orang untuk (mendatangi) Masjidil Haram dan mereka bukanlah orang-orang yang berhak menguasainya? Orang-orang yang berhak menguasai-(nya) hanyalah orang-orang yang bertakwa, tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui." (Al-Anfal: 31-34).
Tafsir As-Sa'di
(31) Allah berfirman menjelaskan kebengalan orang-orang yang mendustakan Rasulullah ﷺ, ﴾ وَإِذَا تُتۡلَىٰ عَلَيۡهِمۡ ءَايَٰتُنَا ﴿ "Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami", yang menunjukkan kebe-naran apa yang dibawa oleh Rasulullah,﴾ قَالُواْ قَدۡ سَمِعۡنَا لَوۡ نَشَآءُ لَقُلۡنَا مِثۡلَ هَٰذَآ إِنۡ هَٰذَآ إِلَّآ أَسَٰطِيرُ ٱلۡأَوَّلِينَ ﴿ "mereka berkata, 'Sesungguhnya kami telah men-dengar (ayat-ayat yang seperti ini), kalau kami menghendaki niscaya kami dapat membacakan yang seperti ini, (al-Qur`an) ini tidak lain hanyalah dongengan-dongengan orang-orang purbakala'." Ini termasuk penging-karan dan kezhaliman mereka, padahal sebenarnya Allah telah menantang mereka untuk menghadirkan satu surat yang seperti-nya dan memanggil siapa pun yang mampu selain Allah, namun mereka tidak mampu untuk itu, dan ketidakmampuan mereka ter-bukti. Ucapan yang diucapkan oleh orang ini hanyalah klaim kosong yang didustakan oleh realita. Telah diketahui bahwa Nabi ﷺ adalah Ummi, tidak membaca, tidak menulis, tidak pula bepergian untuk mempelajari berita-berita orang-orang terdahulu, lalu beliau hadir dengan Kitab yang mulia ini yang tidak ada kebatilan yang datang di depannya dan tidak pula dari belakangnya, yang turun dari Yang Mahabijak lagi Maha Terpuji.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di