Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
At-Takwir : Ayat 16
Tafsir As-Sa'di
"Sungguh, aku bersumpah dengan bintang-bintang, yang ber-edar dan terbenam, demi malam apabila telah hampir meninggal-kan gelapnya, dan demi Shubuh apabila fajarnya mulai menying-sing, sesungguhnya al-Qur`an itu benar-benar Firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arasy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. Dan temanmu (Muhammad) itu sekali-kali bukanlah orang yang gila. Dan sungguh Muhammad itu pernah melihat Jibril di ufuk yang terang. Dan Dia (Muhammad) bukanlah seorang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib. Dan al-Qur`an itu bukanlah per-kataan setan yang terkutuk, maka kemanakah kamu akan pergi? Al-Qur`an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Rabb semesta alam." (At-Takwir: 15-29).
(15-16) Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan ﴾ ا َ ل ْ خ ُ ن ّ َ س ﴿ "bintang-bin-tang," yakni bintang-bintang yang berjalan terlambat dari lintasan biasanya hingga ke arah timur. Itulah tujuh bintang yang berjalan; matahari, rembulan, venus, yupiter, mars, saturnus, dan merkurius. Ketujuh bintang ini memiliki dua putaran: Putaran ke arah barat bersama bintang-bintang lain, dan lalu berputar dari arah berla-wanan dari arah timur yang hanya ditempuh oleh ketujuh bintang tersebut saja. Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengannya pada saat terlambat melintas dan pada saat melintas serta di saat sinarnya terhalang di waktu siang. Bisa juga yang dimaksudkan adalah seluruh bintang yang beredar dan lainnya.
(15-16) Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengan ﴾ ا َ ل ْ خ ُ ن ّ َ س ﴿ "bintang-bin-tang," yakni bintang-bintang yang berjalan terlambat dari lintasan biasanya hingga ke arah timur. Itulah tujuh bintang yang berjalan; matahari, rembulan, venus, yupiter, mars, saturnus, dan merkurius. Ketujuh bintang ini memiliki dua putaran: Putaran ke arah barat bersama bintang-bintang lain, dan lalu berputar dari arah berla-wanan dari arah timur yang hanya ditempuh oleh ketujuh bintang tersebut saja. Allah سبحانه وتعالى bersumpah dengannya pada saat terlambat melintas dan pada saat melintas serta di saat sinarnya terhalang di waktu siang. Bisa juga yang dimaksudkan adalah seluruh bintang yang beredar dan lainnya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di