Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

At-Takwir : Ayat 21

"Sungguh, aku bersumpah dengan bintang-bintang, yang ber-edar dan terbenam, demi malam apabila telah hampir meninggal-kan gelapnya, dan demi Shubuh apabila fajarnya mulai menying-sing, sesungguhnya al-Qur`an itu benar-benar Firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arasy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. Dan temanmu (Muhammad) itu sekali-kali bukanlah orang yang gila. Dan sungguh Muhammad itu pernah melihat Jibril di ufuk yang terang. Dan Dia (Muhammad) bukanlah seorang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib. Dan al-Qur`an itu bukanlah per-kataan setan yang terkutuk, maka kemanakah kamu akan pergi? Al-Qur`an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Rabb semesta alam." (At-Takwir: 15-29).
Tafsir As-Sa'di
(21) ﴾ مُّطَاعٖ ثَمَّ ﴿ "Yang ditaati di sana (di alam malaikat)," artinya, Jibril adalah malaikat yang ditaati dalam komunitas malaikat, ka-rena Jibril termasuk di antara malaikat yang dekat dengan Allah, perintahnya dilaksanakan dalam golongan mereka, pandangannya ditaati, ﴾ أَمِينٖ ﴿ "lagi dipercaya," yakni mempunyai sifat dan sikap amanah dan melakukan apa yang diperintahkan, tidak kurang dan tidak lebih, dan tidak menerjang batasan yang telah ditentukan baginya. Semua itu menunjukkan mulianya al-Qur`an di sisi Allah سبحانه وتعالى, karena Dia menurunkan al-Qur`an melalui perantara malaikat mulia yang memiliki sifat-sifat sempurna tersebut. Biasanya, para raja hanya mengirim utusan paling mulia dalam urusan-urusan penting dan untuk mengirim surat-surat mulia.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di