Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
At-Takwir : Ayat 29
"Sungguh, aku bersumpah dengan bintang-bintang, yang ber-edar dan terbenam, demi malam apabila telah hampir meninggal-kan gelapnya, dan demi Shubuh apabila fajarnya mulai menying-sing, sesungguhnya al-Qur`an itu benar-benar Firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril), yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai Arasy, yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya. Dan temanmu (Muhammad) itu sekali-kali bukanlah orang yang gila. Dan sungguh Muhammad itu pernah melihat Jibril di ufuk yang terang. Dan Dia (Muhammad) bukanlah seorang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib. Dan al-Qur`an itu bukanlah per-kataan setan yang terkutuk, maka kemanakah kamu akan pergi? Al-Qur`an itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam, (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Rabb semesta alam." (At-Takwir: 15-29).
Tafsir As-Sa'di
(29) ﴾ وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Dan kamu tidak dapat meng-hendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Rabb semesta alam," yakni, kehendak Allah سبحانه وتعالى pasti terlaksana, tidak mungkin dicegah dan dihalangi. Dalam ayat ini dan ayat-ayat serupa terdapat bantahan untuk golongan yang menafikan takdir dan golongan yang menyatakan bahwa manusia dipaksa melaku-kan segala sesuatu sebagaimana contohnya telah djelaskan sebe-lumnya. Wallahu a'lam.
Segala puji hanya bagi Allah سبحانه وتعالى semata.
Segala puji hanya bagi Allah سبحانه وتعالى semata.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di