Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Inshiqaq : Ayat 1
Tafsir As-Sa'di
"Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Rabbnya, dan sudah semestinya langit itu patuh. Apabila bumi diratakan, dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong, dan patuh kepada Rabbnya, dan sudah semestinya bumi itu patuh. (Pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya). Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja sungguh-sungguh menuju Rabbmu, maka pasti kamu akan menemuiNya. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang, maka dia akan berteriak, 'Celakalah aku.' Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir). Sesungguhnya dia yakin bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Rabbnya). (Bukan demikian), yang benar, sesung-guhnya Rabbnya selalu melihatnya." (Al-Insyiqaq: 1-15).
(1-2) Allah سبحانه وتعالى berfirman menjelaskan perubahan yang akan terjadi pada makhluk-makhluk besar pada Hari Kiamat, ﴾ إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنشَقَّتۡ ﴿ "Apabila langit terbelah," yaitu pecah dan saling terpisah satu sama lain, bintang-bintangnya berhamburan, matahari dan rembulan gelap, ﴾ وَأَذِنَتۡ لِرَبِّهَا ﴿ "dan patuh kepada Rabbnya," yakni mendengar pe-rintah Allah سبحانه وتعالى dan siap mendengar FirmanNya. Yaitu patuh untuk hal itu, karena sesungguhnya langit ditundukkan dan diatur di bawah kekuasaan Raja Agung yang perintahNya tidak bisa didur-hakai dan putusanNya tidak bisa ditentang.
(1-2) Allah سبحانه وتعالى berfirman menjelaskan perubahan yang akan terjadi pada makhluk-makhluk besar pada Hari Kiamat, ﴾ إِذَا ٱلسَّمَآءُ ٱنشَقَّتۡ ﴿ "Apabila langit terbelah," yaitu pecah dan saling terpisah satu sama lain, bintang-bintangnya berhamburan, matahari dan rembulan gelap, ﴾ وَأَذِنَتۡ لِرَبِّهَا ﴿ "dan patuh kepada Rabbnya," yakni mendengar pe-rintah Allah سبحانه وتعالى dan siap mendengar FirmanNya. Yaitu patuh untuk hal itu, karena sesungguhnya langit ditundukkan dan diatur di bawah kekuasaan Raja Agung yang perintahNya tidak bisa didur-hakai dan putusanNya tidak bisa ditentang.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di