Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Inshiqaq : Ayat 14
Tafsir As-Sa'di
"Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Rabbnya, dan sudah semestinya langit itu patuh. Apabila bumi diratakan, dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong, dan patuh kepada Rabbnya, dan sudah semestinya bumi itu patuh. (Pada waktu itu manusia akan mengetahui akibat perbuatannya). Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja sungguh-sungguh menuju Rabbmu, maka pasti kamu akan menemuiNya. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka ia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang, maka dia akan berteriak, 'Celakalah aku.' Dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka). Sesungguhnya dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir). Sesungguhnya dia yakin bahwa dia sekali-kali tidak akan kembali (kepada Rabbnya). (Bukan demikian), yang benar, sesung-guhnya Rabbnya selalu melihatnya." (Al-Insyiqaq: 1-15).
(10-15) ﴾ وَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ وَرَآءَ ظَهۡرِهِۦ ﴿ "Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang," yakni dengan tangan kiri dari belakang punggung, ﴾ فَسَوۡفَ يَدۡعُواْ ثُبُورٗا ﴿ "maka dia akan berteriak, 'Celakalah aku'." karena kehinaan dan dipermalukan serta apa yang didapatkan dalam catatan amalnya yang telah dilakukan dan belum sempat bertaubat darinya, ﴾ وَيَصۡلَىٰ سَعِيرًا ﴿ "dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)," yakni diliputi oleh api neraka dari segala penjuru dan berbolak-balik di atas azabnya. Hal itu dikarenakan, ﴾ إِنَّهُۥ كَانَ فِيٓ أَهۡلِهِۦ مَسۡرُورًا ﴿ "dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir)," dalam benaknya tidak terlintas adanya Hari Kebangkitan dan berbuat buruk. Dia tidak pernah menduga akan pulang kembali ke Rabbnya dan akan berdiri di hadapanNya. ﴾ بَلَىٰٓۚ إِنَّ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرٗا 15 ﴿ "(Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Rabbnya selalu melihatnya," tentu tidak baik bila dibiarkan sia-sia, tidak diperintah, dilarang, diberi pahala, dan disiksa.
(10-15) ﴾ وَأَمَّا مَنۡ أُوتِيَ كِتَٰبَهُۥ وَرَآءَ ظَهۡرِهِۦ ﴿ "Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang," yakni dengan tangan kiri dari belakang punggung, ﴾ فَسَوۡفَ يَدۡعُواْ ثُبُورٗا ﴿ "maka dia akan berteriak, 'Celakalah aku'." karena kehinaan dan dipermalukan serta apa yang didapatkan dalam catatan amalnya yang telah dilakukan dan belum sempat bertaubat darinya, ﴾ وَيَصۡلَىٰ سَعِيرًا ﴿ "dan dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)," yakni diliputi oleh api neraka dari segala penjuru dan berbolak-balik di atas azabnya. Hal itu dikarenakan, ﴾ إِنَّهُۥ كَانَ فِيٓ أَهۡلِهِۦ مَسۡرُورًا ﴿ "dia dahulu (di dunia) bergembira di kalangan kaumnya (yang sama-sama kafir)," dalam benaknya tidak terlintas adanya Hari Kebangkitan dan berbuat buruk. Dia tidak pernah menduga akan pulang kembali ke Rabbnya dan akan berdiri di hadapanNya. ﴾ بَلَىٰٓۚ إِنَّ رَبَّهُۥ كَانَ بِهِۦ بَصِيرٗا 15 ﴿ "(Bukan demikian), yang benar, sesungguhnya Rabbnya selalu melihatnya," tentu tidak baik bila dibiarkan sia-sia, tidak diperintah, dilarang, diberi pahala, dan disiksa.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di