Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Buruj : Ayat 15

"Demi langit yang mempunyai gugusan bintang, dan demi hari yang dijanjikan, dan demi yang menyaksikan dan yang disak-sikan. Telah dibinasakan orang-orang yang membuat parit, yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman. Dan mereka tidak menyiksa orang-orang Mukmin itu melainkan karena orang yang Mukmin itu beriman kepada Allah Yang Mahaperkasa lagi Maha Terpuji, Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allah Maha Menyaksikan segala sesuatu. Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang Mukmin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahanam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang shalih, bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar. Sesungguhnya azab Rabbmu benar-benar keras. Sesungguhnya Dia-lah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih, yang memiliki Arasy, lagi Mahamulia, Mahakuasa berbuat apa yang dikehendakiNya. Sudahkah datang kepadamu berita kaum-kaum penentang, (yaitu kaum) Fir'aun dan (kaum) Tsamud? Se-sungguhnya orang-orang kafir selalu mendustakan, padahal Allah mengepung mereka dari belakang mereka. Bahkan yang didustakan mereka itu ialah al-Qur`an yang mulia, yang tersimpan dalam Lauhul Mahfuzh." (Al-Buruj: 1-22).
Tafsir As-Sa'di
(15) ﴾ ذُو ٱلۡعَرۡشِ ٱلۡمَجِيدُ ﴿ "Yang memiliki Arasy, lagi Mahamulia," yakni mempunyai Arasy yang agung yang di antara keagungan-nya, Arasy meliputi langit, bumi dan al-Kursi, yang semuanya bila dibandingkan dengan Arasy adalah bagaikan selingkar gelang yang ditaruh pada tanah luas yang lapang.[140] Allah سبحانه وتعالى menyebut Arasy secara khusus karena keagungannya, karena Arasy adalah makhluk istimewa yang berada dekat denganNya. Dan menurut bacaan kasrah, kata, ﴾ الْمَجِيْدِ﴿ "lagi mulia," adalah berarti sifat bagi Arasy sedangkan berdasarkan bacaan dhammah, kata-kata tersebut adalah sifat Allah سبحانه وتعالى. Mulia adalah luas dan agungnya sifat.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di