Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
At-Tariq : Ayat 12
Tafsir As-Sa'di
"Demi langit dan yang datang pada malam hari, tahukah kamu apa yang datang pada malam hari itu? (Yaitu) bintang yang cahayanya menembus, tidak ada suatu jiwa pun (diri) melainkan ada penjaganya. Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Dia diciptakan dari air yang terpancar, yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan. Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengem-balikannya (hidup sesudah mati). Pada hari dinampakkan segala rahasia, maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu ke-kuatan pun dan tidak (pula) seorang penolong. Demi langit yang mengandung hujan, dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan, sesungguhnya al-Qur`an itu benar-benar Firman yang memisahkan antara yang haq dan yang batil, dan sekali-kali bukanlah ia senda gurau. Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Aku pun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu, yaitu beri tangguhlah mereka itu barang sebentar." (Ath-Thariq: 1-17).
(11-14) Kemudian Allah سبحانه وتعالى membagi golongan selanjut-nya berdasar keabsahan al-Qur`an seraya berfirman, ﴾ وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجۡعِ 11 وَٱلۡأَرۡضِ ذَاتِ ٱلصَّدۡعِ 12 ﴿ "Demi langit yang mengandung hujan, dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan," yakni langit membawa hujan setiap tahunnya dan bumi mengembalikannya berupa tumbuh-tumbuhan sehingga manusia dan binatang bisa hidup dengannya. Langit juga membawa takdir dan urusan-urusan ilahi di setiap waktu sedang-kan bumi menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. ﴾ إِنَّهُۥ لَقَوۡلٞ فَصۡلٞ ﴿ "Sesung-guhnya al-Qur`an itu benar-benar Firman yang memisahkan antara yang haq dan yang batil," yaitu benar, jujur, jelas, dan terang, ﴾ وَمَا هُوَ بِٱلۡهَزۡلِ ﴿ "dan sekali-kali bukanlah ia senda gurau," yakni serius, bukan senda gurau. Al-Qur`an adalah Firman yang membedakan antara berba-gai golongan dan berbagai perkataan, serta memutuskan berbagai sengketa.
(11-14) Kemudian Allah سبحانه وتعالى membagi golongan selanjut-nya berdasar keabsahan al-Qur`an seraya berfirman, ﴾ وَٱلسَّمَآءِ ذَاتِ ٱلرَّجۡعِ 11 وَٱلۡأَرۡضِ ذَاتِ ٱلصَّدۡعِ 12 ﴿ "Demi langit yang mengandung hujan, dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan," yakni langit membawa hujan setiap tahunnya dan bumi mengembalikannya berupa tumbuh-tumbuhan sehingga manusia dan binatang bisa hidup dengannya. Langit juga membawa takdir dan urusan-urusan ilahi di setiap waktu sedang-kan bumi menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. ﴾ إِنَّهُۥ لَقَوۡلٞ فَصۡلٞ ﴿ "Sesung-guhnya al-Qur`an itu benar-benar Firman yang memisahkan antara yang haq dan yang batil," yaitu benar, jujur, jelas, dan terang, ﴾ وَمَا هُوَ بِٱلۡهَزۡلِ ﴿ "dan sekali-kali bukanlah ia senda gurau," yakni serius, bukan senda gurau. Al-Qur`an adalah Firman yang membedakan antara berba-gai golongan dan berbagai perkataan, serta memutuskan berbagai sengketa.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di