Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Ala : Ayat 12

Tafsir As-Sa'di
"Sucikanlah nama Rabbmu Yang Paling Tinggi. Yang men-ciptakan dan menyempurnakan (penciptaanNya). Dan yang me-nentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk. Dan yang menumbuhkan rumput-rumputan. Lalu dijadikanNya rumput-rumputan itu kering kehitam-hitaman. Kami akan membacakan (al-Qur`an) kepadamu (Muhammad), maka kamu tidak akan lupa, kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi. Dan Kami akan memberimu taufik kepada jalan yang mudah, oleh sebab itu berikanlah peri-ngatan, karena peringatan itu bermanfaat. Orang yang takut (ke-pada Allah) akan mendapat pelajaran, orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka). Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup. Sungguh beruntunglah orang yang membersih-kan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Rabbnya, lalu dia shalat. Tetapi kamu (orang-orang) kafir memilih kehidupan dunia-wi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab terda-hulu, (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa." (Al-A'la: 1-19).

(9-13) ﴾ فَذَكِّرۡ ﴿ "Oleh sebab itu berikanlah peringatan," akan sya-riat dan tanda-tanda kebesaranNya. ﴾ إِن نَّفَعَتِ ٱلذِّكۡرَىٰ ﴿ "Karena peringatan itu bermanfaat," yakni selama peringatan diterima, dijadikan petuah dan didengar, baik apakah seluruh maksud dari peringatan terca-pai atau sebagiannya saja. Kontekstual ayat, bila peringatan tidak membawa guna, misalnya hanya semakin menambah keburukan atau bisa mengurangi kebaikan, maka peringatan tidak diperintah-kan, bahkan terlarang.
Dalam peringatan, manusia terbagi menjadi dua: Orang-orang yang memanfaatkan dan orang-orang yang tidak memanfaatkan. Orang-orang yang memanfaatkan peringatan disinggung oleh Allah سبحانه وتعالى dalam FirmanNya, ﴾ سَيَذَّكَّرُ مَن يَخۡشَىٰ ﴿ "Orang yang takut (kepada Allah) akan mendapat pelajaran," karena takut kepada Allah سبحانه وتعالى dan mengetahui balasan-balasan yang akan diberikan Allah سبحانه وتعالى atas berbagai perbuatan akan menghentikan seseorang dari apa yang dibenci Allah سبحانه وتعالى serta mendorongnya untuk melakukan kebajikan. Sedangkan mereka yang tidak memanfaatkan peringatan, Allah سبحانه وتعالى menyinggung mereka dengan FirmanNya,﴾ وَيَتَجَنَّبُهَا ٱلۡأَشۡقَى 11 ٱلَّذِي يَصۡلَى ٱلنَّارَ ٱلۡكُبۡرَىٰ 12 ﴿ "Orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka)," yaitu neraka yang dinyalakan yang merasuk hingga sampai ke hati. ﴾ ثُمَّ لَا يَمُوتُ فِيهَا وَلَا يَحۡيَىٰ ﴿ "Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup," yakni disiksa dengan siksaan pedih tanpa jeda dan istirahat hingga mereka mengharapkan bisa mati, tapi harapan mereka tidak akan ada gunanya. Hal itu semakna dengan Firman Allah سبحانه وتعالى,
﴾ لَا يُقۡضَىٰ عَلَيۡهِمۡ فَيَمُوتُواْ وَلَا يُخَفَّفُ عَنۡهُم مِّنۡ عَذَابِهَاۚ ﴿
"Mereka tidak dibinasakan sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan dari mereka azabnya." (Fathir: 36).
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di