Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Ala : Ayat 4
Tafsir As-Sa'di
"Sucikanlah nama Rabbmu Yang Paling Tinggi. Yang men-ciptakan dan menyempurnakan (penciptaanNya). Dan yang me-nentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk. Dan yang menumbuhkan rumput-rumputan. Lalu dijadikanNya rumput-rumputan itu kering kehitam-hitaman. Kami akan membacakan (al-Qur`an) kepadamu (Muhammad), maka kamu tidak akan lupa, kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi. Dan Kami akan memberimu taufik kepada jalan yang mudah, oleh sebab itu berikanlah peri-ngatan, karena peringatan itu bermanfaat. Orang yang takut (ke-pada Allah) akan mendapat pelajaran, orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya. (Yaitu) orang yang akan memasuki api yang besar (neraka). Kemudian dia tidak mati di dalamnya dan tidak (pula) hidup. Sungguh beruntunglah orang yang membersih-kan diri (dengan beriman), dan dia ingat nama Rabbnya, lalu dia shalat. Tetapi kamu (orang-orang) kafir memilih kehidupan dunia-wi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab terda-hulu, (yaitu) kitab-kitab Ibrahim dan Musa." (Al-A'la: 1-19).
(4-5) Demikian juga dengan menyebutkan nikmat-nikmat-Nya yang bersifat duniawi. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَٱلَّذِيٓ أَخۡرَجَ ٱلۡمَرۡعَىٰ ﴿ "Dan yang menumbuhkan rumput-rumputan," maksudnya, Allah سبحانه وتعالى menurunkan air dari langit, dan dengan air itu Allah سبحانه وتعالى menumbuhkan berbagai macam tumbuhan dan rerumputan yang dimakan oleh manusia, binatang ternak, serta seluruh binatang lain. Selanjutnya setelah masa remaja yang ditentukan Allah سبحانه وتعالى telah sempurna, Allah سبحانه وتعالى mengeringkan tanaman dan rerumputan tersebut, ﴾ فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحۡوَىٰ ﴿ "lalu dijadikanNya rumput-rumputan itu kering kehitam-hitaman," yakni hitam. Artinya, Allah سبحانه وتعالى merubahnya men-jadi rerumputan yang lusuh.
(4-5) Demikian juga dengan menyebutkan nikmat-nikmat-Nya yang bersifat duniawi. Karena itu Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَٱلَّذِيٓ أَخۡرَجَ ٱلۡمَرۡعَىٰ ﴿ "Dan yang menumbuhkan rumput-rumputan," maksudnya, Allah سبحانه وتعالى menurunkan air dari langit, dan dengan air itu Allah سبحانه وتعالى menumbuhkan berbagai macam tumbuhan dan rerumputan yang dimakan oleh manusia, binatang ternak, serta seluruh binatang lain. Selanjutnya setelah masa remaja yang ditentukan Allah سبحانه وتعالى telah sempurna, Allah سبحانه وتعالى mengeringkan tanaman dan rerumputan tersebut, ﴾ فَجَعَلَهُۥ غُثَآءً أَحۡوَىٰ ﴿ "lalu dijadikanNya rumput-rumputan itu kering kehitam-hitaman," yakni hitam. Artinya, Allah سبحانه وتعالى merubahnya men-jadi rerumputan yang lusuh.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di