Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Al-Tawba : Ayat 98
"Orang-orang Arab Badui itu, lebih sangat kekafiran dan kemunafikannya, dan lebih wajar tidak mengetahui hukum-hukum yang diturunkan Allah kepada RasulNya. Dan Allah Maha Menge-tahui lagi Mahabijaksana. Di antara orang-orang Arab Badui itu, ada orang yang memandang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah) sebagai suatu kerugian dan dia menanti-nanti marabahaya menimpamu, merekalah yang akan ditimpa marabahaya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Dan di antara orang-orang Arab Badui itu, ada orang yang beriman kepada Allah dan Hari Kemudian, dan memandang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah) itu, sebagai jalan mendekatkannya kepada Allah dan sebagai jalan untuk memperoleh doa Rasul. Ketahuilah, sesung-guhnya nafkah itu adalah suatu jalan bagi mereka untuk mende-katkan diri (kepada Allah). Kelak Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat (Surga)Nya, sesungguhnya Allah Maha Pengam-pun lagi Maha Penyayang." (At-Taubah: 97-99).
Tafsir As-Sa'di
(98) Di antara sebab yang lain juga adalah bahwa orang-orang Arab Badui lebih kikir dan lebih berambisi dalam urusan harta, di antara mereka terdapat ﴾ مَن يَتَّخِذُ مَا يُنفِقُ ﴿ "orang yang meman-dang apa yang dinafkahkannya (di jalan Allah)", berupa zakat, nafkah di jalan Allah, dan lain-lain ﴾ مَغۡرَمٗا ﴿ "sebagai suatu kerugian." Yakni dia memandangnya sebagai kerugian dan kekurangan, tidak ber-harap pahala dari Allah, tidak berharap dengannya Wajah Allah, dan hampir tidak dilaksanakan kecuali dengan terpaksa. ﴾ وَيَتَرَبَّصُ بِكُمُ ٱلدَّوَآئِرَۚ ﴿ "Dan dia menanti-nanti marabahaya menimpamu." Yakni di an-tara bukti permusuhan dan kebencian mereka kepada orang-orang yang beriman adalah bahwa mereka menginginkan dan menanti-nantikan musibah dan marabahaya yang ditimpakan kepada orang-orang Mukmin. Justru yang terjadi sebaliknya. ﴾ عَلَيۡهِمۡ دَآئِرَةُ ٱلسَّوۡءِۗ ﴿ "Me-rekalah yang akan ditimpa marabahaya." Adapun orang-orang Mukmin, maka mereka akan meraih hasil baik atas musuhnya dan akibat yang menggembirakan. ﴾ وَٱللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٞ ﴿ "Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." Mengetahui niat manusia dan amal yang dilakukannya, apakah ia ikhlas atau tidak.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di