Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di
Ad-Duha : Ayat 8
Tafsir As-Sa'di
"Demi waktu matahari sepenggalahan naik, dan demi malam apabila telah sunyi, Rabbmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu, dan sesungguhnya akhir itu lebih baik bagimu dari permulaan. Dan kelak pasti Rabbmu memberikan karuniaNya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. Adapun terhadap anak yatim, maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang meminta-minta, maka janganlah kamu menghardiknya. Dan terhadap nikmat Rabbmu, maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur)." (Adh-Dhuha: 1-11).
(6-8) Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menganugerahkan kondisi-kon-disi khusus yang Dia ketahui seraya berfirman, ﴾ أَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيمٗا فَـَٔاوَىٰ ﴿ "Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi-mu," yakni, Allah mendapatimu tidak beribu dan tidak berayah, bahkan ayah dan ibu beliau telah meninggal dunia sedangkan ia sendiri belum bisa mengurus dirinya sendiri, lalu Allah سبحانه وتعالى membe-rinya perlindungan, ia dirawat oleh kakeknya, Abu Thalib, hingga Allah سبحانه وتعالى menguatkan dengan pertolonganNya dan dengan kaum Mukminin.
﴾ وَوَجَدَكَ ضَآلّٗا فَهَدَىٰ ﴿ "Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk." Artinya, Allah mendapati-mu dalam kondisi engkau tidak mengetahui apa itu al-Qur`an dan apa itu iman, lalu Dia mengajarkanmu apa yang tidak kau ketahui dan memberimu pertolongan untuk amal dan akhlak yang baik. ﴾ وَوَجَدَكَ عَآئِلٗا فَأَغۡنَىٰ ﴿ "Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang keku-rangan, lalu Dia memberikan kecukupan" yakni fakir lalu Allah سبحانه وتعالى mem-berimu kecukupan berupa penaklukan berbagai negeri untukmu berupa pemungutan harta dan upeti. Rabb yang menghilangkan berbagai kekurangan darimu ini akan menghilangkan semua ke-kurangan darimu. Dan Rabb yang menyampaikanmu pada kecu-kupan, memberimu perlindungan, menolong serta memberimu petunjuk, maka balaslah nikmatNya dengan rasa syukur.
(6-8) Selanjutnya Allah سبحانه وتعالى menganugerahkan kondisi-kon-disi khusus yang Dia ketahui seraya berfirman, ﴾ أَلَمۡ يَجِدۡكَ يَتِيمٗا فَـَٔاوَىٰ ﴿ "Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungi-mu," yakni, Allah mendapatimu tidak beribu dan tidak berayah, bahkan ayah dan ibu beliau telah meninggal dunia sedangkan ia sendiri belum bisa mengurus dirinya sendiri, lalu Allah سبحانه وتعالى membe-rinya perlindungan, ia dirawat oleh kakeknya, Abu Thalib, hingga Allah سبحانه وتعالى menguatkan dengan pertolonganNya dan dengan kaum Mukminin.
﴾ وَوَجَدَكَ ضَآلّٗا فَهَدَىٰ ﴿ "Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk." Artinya, Allah mendapati-mu dalam kondisi engkau tidak mengetahui apa itu al-Qur`an dan apa itu iman, lalu Dia mengajarkanmu apa yang tidak kau ketahui dan memberimu pertolongan untuk amal dan akhlak yang baik. ﴾ وَوَجَدَكَ عَآئِلٗا فَأَغۡنَىٰ ﴿ "Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang keku-rangan, lalu Dia memberikan kecukupan" yakni fakir lalu Allah سبحانه وتعالى mem-berimu kecukupan berupa penaklukan berbagai negeri untukmu berupa pemungutan harta dan upeti. Rabb yang menghilangkan berbagai kekurangan darimu ini akan menghilangkan semua ke-kurangan darimu. Dan Rabb yang menyampaikanmu pada kecu-kupan, memberimu perlindungan, menolong serta memberimu petunjuk, maka balaslah nikmatNya dengan rasa syukur.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di