Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

At-Tin : Ayat 5

Tafsir As-Sa'di
"Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota (Makkah) ini yang aman, sungguh Kami telah men-ciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. Maka apa-kah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) itu? Bukankah Allah adalah Hakim yang paling adil?" (At-Tin: 1-8).

(5-6) Tapi meski dikaruniai berbagai nikmat agung ini yang seharusnya disyukuri, kebanyakan manusia menyimpang, tidak mensyukuri Dzat yang memberi nikmat tersebut, justru sibuk de-ngan senda gurau dan bermain-main. Mereka merelakan dirinya dengan hal-hal rendahan dan akhlak tercela, hingga Allah سبحانه وتعالى meng-hempaskan mereka ﴾ أَسۡفَلَ سَٰفِلِينَ ﴿ "ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka)," yakni neraka paling bawah tempat para pendurhaka yang membangkang Rabb mereka, kecuali orang yang diberi anugerah keimanan dan amal shalih serta akhlak mulia lagi luhur oleh Allah سبحانه وتعالى, ﴾ فَلَهُمۡ ﴿ "maka bagi mereka," dengan posisi-posisi tinggi itu ada ﴾ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونٖ ﴿ "pahala yang tiada putus-putusnya," yakni tidak terhenti-henti bahkan kelezatan berlimpah, kebahagiaan terus-menerus, dan nikmat yang amat banyak dalam keabadian yang tiada akhir, dan nikmat yang tidak berubah, buah dan naungannya kekal.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di