Memuat Tafsir...
Tafsir As-Sa'di

Al-Alaq : Ayat 15

Tafsir As-Sa'di
"Bacalah dengan (menyebut) nama Rabbmu Yang mencipta-kan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan pena. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. Ketahuilah! Sesung-guhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup. Sesungguhnya hanya kepada Rabbmulah kembali(mu). Bagaimana pendapatmu tentang orang yang mela-rang seorang hamba ketika dia mengerjakan shalat, bagaimana pendapatmu jika orang yang dilarang itu berada di atas kebenaran, atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah). Bagaimana penda-patmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling? Tidakkah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya? Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. Maka biarkanlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya), kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah, sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Allah)." (Al-'Alaq: 1-19).

(15-16) Kemudian Allah سبحانه وتعالى mengancam bila ia terus-mene-rus berada dalam kondisinya seraya berfirman, ﴾ كـَلَّا لَئِن لَّمۡ يَنتَهِ ﴿ "Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti" dari perbuatannya, ﴾ لَنَسۡفَعَۢا بِٱلنَّاصِيَةِ ﴿ "nis-caya Kami tarik ubun-ubunnya," yakni Kami akan mencabut ubun-ubunnya secara kasar, dan memang demikian halnya, karena ia adalah ﴾ نَاصِيَةٖ كَٰذِبَةٍ خَاطِئَةٖ ﴿ "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka"; berdusta dalam perkataannya dan durhaka dalam perbuatannya.
Sumber: QuranEnc — Tafsir As-Sa'di